Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Joe Biden Bikin Aturan AI, Kominfo Blak-Blakan Kondisi RI
    Insight News

    Joe Biden Bikin Aturan AI, Kominfo Blak-Blakan Kondisi RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Oktober 2023Updated:1 November 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seiring berjalannya waktu, teknologi baru terus bermunculan. Fenomena itu ternyata tidak perlu langsung diikuti dengan pembuatan aturan atau regulasi. Setidaknya begitu menurut pemerintah di Indonesia.

    “Tidak semua hal atau isu teknologi dijawab dengan regulasi. Pada saatnya nanti bila memang membutuhkan regulasi, silahkan. Karena kita tidak bisa meregulasi sesuatu yang kita sendiri tidak paham ini apa,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba, dalam Forum Ekonomi Digital Kominfo (FEDK) VI, Selasa (31/10/2023).

    Dia menambahkan, jika memang dibutuhkan regulasi pada saatnya bisa langsung dibuat. Namun tidak bisa membuat aturan yang sebenarnya tidak dipahami oleh semua orang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mira menekankan bahwa datangnya teknologi baru perlu untuk dipelajari lebih dulu. Dengan begitu, dapat memahami teknologi apa yang akan digunakan itu.

    “Kita tidak bisa meregulasi sesuatu yang kita tidak paham,” ungkap dia.

    Salah satu contohnya adalah soal Artificial Intelligence. Menurutnya, sekarang adalah tahap perkenalan dengan teknologi tersebut.

    Ke depannya diperlukan pemahaman lebih luas soal AI. Mulai dari potensi peluang maupun permasalahan yang akan dihadapi di masa depan.

    “Kalau sudah mendapatkan peta atau gambar secara komprehensif kita baru bisa tahu yang harus diregulasi yang mana,” ucap Mira.

    Pemerintah juga tengah menyusun Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial untuk tahun 2020-2045. Isinya juga termasuk pentingnya pengembangan penerapan AI beretika dan menekankan soal pengaturan kebijakan teknologi itu.

    “Dokumen ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan serta penerapan AI yang beretika, sembari menekankan agar kebijakan terkait AI dapat disusun sekaligus diimplementasikan secara transparan, akuntabel, dan adil,” kata Mira.

    “Ini berarti bahwa sistem AI harus dirancang agar transparan dalam proses pengambilan keputusannya, akuntabel atas tindakannya, dan adil dalam memperlakukan berbagai kelompok masyarakat”.

    Joe Biden Keluarkan Aturan AI

    Berbeda dengan di Indonesia, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden baru saja mengeluarkan Peraturan Presiden (Executive Order) untuk mengatur AI.

    Menurut Wakil Kepala Staf Gedung Putih Bruce Reed, aturan baru pemerintahan Joe Biden adalah yang paling kuat diberlakukan oleh suatu negara terkait penerapan AI.

    Rancangan peraturan baru ini sudah digodok selama beberapa bulan terakhir, di bawah blueprint Biden-Harris untuk ‘AI Bill of Rights’.

    Pemerintah juga sudah memegang komitmen dari 15 perusahaan teknologi untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengembangkan AI yang aman dan bertanggung jawab.

    Gedung Putih agaknya tak ingin menunggu Kongres untuk menetapkan kebijakan legislatif, melainkan langsung mengeluarkan Executive Order dalam mengatur AI.

    Pasalnya, teknologi yang populer berkat kemunculan ChatGPT tersebut makin ramai digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Urgensi aturan ini menjadi prioritas, sebab dampak buruknya sudah mengintai jika tak dimitigasi.


    Artikel Selanjutnya


    3 Profesi yang Tak Bakal Hilang Digantikan Robot AI

    (npb/npb)


    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.