Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jelang IPO, Alibaba PHK Lagi 7% Karyawan
    Insight News

    Jelang IPO, Alibaba PHK Lagi 7% Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Mei 2023Updated:25 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Alibaba kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Ini menyusul 19 ribu orang yang sebelumnya sudah dipangkas selama 2022 lalu.

    PHK itu terjadi pada divisi cloud computing. Laporan CNBC Internasional, mengutip seorang sumber, menyebutkan ada 7% karyawan yang terdampak kebijakan tersebut.

    Alibaba disebutkan telah memberitahu karyawan soal PHK. Mereka yang terdampak juga telah dibantu untuk pindah ke posisi yang berbeda secara internal, dikutip Rabu (24/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada Maret lalu, Alibaba mengumumkan akan membagi perusahaan menjadi enam unit bisnis. Setiap unit akan memiliki kepala eksekutif serta direksi.

    Minggu lalu, Alibaba juga mengatakan berpisah sepenuhnya atau spin-off dari unit cloud computing. Divisi itu akan dijadikan perusahaan yang go public alias IPO. Spin-off direncanakan akan diselesaikan dalam 12 bulan.

    Divisi cloud computing hanya menyumbang 9% dari total pendapatan seluruh Alibaba. Dilaporkan pendapatan divisi melambat dalam beberapa kuartal terakhir.

    Pada Q1-2023, pendapatan divisi itu kembali menurun 2% dari tahun lalu.

    Padahal, CEO Daniel Zhang pernah memuji divisi tersebut. Dia menyebut cloud computing memegang peranan penting Alibaba.

    Sementara itu sepanjang 2022, Alibaba memangkas 19 ribu pegawai. Termasuk 4 ribu orang yang diberhentikan pada akhir tahun lalu.

    Laporan Economic Times menyebutkan PHK terbesar terjadi pada pertengahan tahun saat perusahaan melaporkan penurunan pendapatan pertama kalinya. Dalam laporan yang sama, alasan PHK besar-besaran karena beradaptasi dengan kondisi ekonomi global dan peralihan fokus pada efisiensi biaya.




    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.