Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jawaban Ahli AI Google Soal Ramalan Ngeri Elon Musk
    Insight News

    Jawaban Ahli AI Google Soal Ramalan Ngeri Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 November 2023Updated:10 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ahli menjawab ramalan ngeri Elon Musk mengenai masa depan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Miliarder Elon Musk baru-baru ini mengutarakan pendapatnya soal perkembangan AI. Menurutnya kecerdasan buatan akan membuat manusia tidak perlu lagi bekerja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Untuk pertama kalinya, kita akan memiliki sesuatu yang lebih pintar dari manusia terpintar,” kata Musk dikutip dari Decrypt, Kamis (9/11/2023).

    “Sulit mengatakan dengan pasti apa momen tersebut, tetapi akan ada satu titik di mana tidak dibutuhkan lagi pekerjaan, Anda bisa memiliki pekerjaan jika ingin memilikinya untuk kepuasan diri, namun AI akan mampu melakukan semuanya,” jelas bos Tesla menambahkan.

    Musk bahkan menyamakan AI dengan jin yang bisa mengabulkan permintaan. Pada akhirnya akan menghilangkan kebutuhan untuk bekerja saat kebutuhan manusia sudah terpenuhi.

    Meski begitu, sejumlah ahli tidak setuju dengan ramalan Musk. Pendiri Deepmind, Mustafa Suleyman hanya mengatakan keahlian Musk bukan dalam bidang AI dan lebih kepada luar angkasa dan mobil.

    Dia memaklumi mereka yang khawatir soal ramalan AI akan menggantikan manusia. Namun memang masih terlalu dini soal teknologi canggih itu akan menggantikan manusia.

    “Saya kira dalam 50 tahun ke depan harus prihatin dan wajar jika merasa khawatir,” ungkap dia.

    Teknologi, dia menambahkan, akan menimbulkan dua sisi. Salah satunya akan memberikan manfaat namun ada juga yang bisa mengganggu kestabilan kehidupan.

    “Setiap teknologi baru telah mengganggu stabilitas lanskap dan saat bersamaan juga memberikan manfaat luar biasa,” kata Suleyman.

    Sebagai informasi, Deepmind merupakan laboratorium penelitian AI. Laboratorium merancang model jaringan saraf dengan pola otak manusia.

    Google diketahui telah mengakuisisi DeepMind tahun 2014. Dua tahun berikutnya, salah satu program milik perusahan AlphaGo diketahui berhasil mengalahkan juara dunia Lee Sedol.



    Artikel Selanjutnya


    Awas! Google Maha Tahu Semua Tentangmu, Cek Data Kamu di Sini

    (fab/fab)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.