Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jaringan 5G Masih Setengah Jalan, Warga RI Siap Lompat ke 6G?
    Insight News

    Jaringan 5G Masih Setengah Jalan, Warga RI Siap Lompat ke 6G?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Agustus 2023Updated:27 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia belum sepenuhnya berpindah ke 5G meski sudah dua tahun digelar. Apakah ini pertanda Indonesia akan lompat langsung masuk ke 6G?

    Sebagai informasi, beberapa negara di dunia diketahui sudah mulai meneliti tentang jaringan 6G. Tahun lalu dilaporkan China tengah mengembangkan jaringan berikutnya.

    Sejak beberapa waktu lalu, China sudah mulai menyiapkan diri melangkah ke 6G. Bahkan negara tersebut mulai menguji internet dari jaringan itu melalui uji coba.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jalur komunikasi didirikan di Olimpiade Musim Dingin Beijing. Saat itu dilakukan uji coba menonton video dan disebut jaringan 6G bisa menonton lebih dari 10 ribu video berkualitas tinggi secara bersamaan.

    Para peneliti menggunakan gelombang milimeter pusaran dan mentransmisikan 1 terabyte data lebih dari 1 km dalam satu detik. Ini adalah bentuk gelombang radio frekuensi tinggi dengan putaran yang berubah dengan cepat.

    Ditanyakan soal kemungkinan peralihan ke 6G, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail mengatakan mungkin saja itu terjadi. Menurutnya hal itu bisa mengalir saja.

    “Kita bisa implementasi 6G. Kita mengalir saja, tidak usah beban dengan tipe teknologi yang penting apa kebutuhan masyarakat yang bisa dipenuhi,” kata Ismai ditemui usai acara Detikcom Leaders Forum: Arah Industri Telekomunikasi Indonesia, di Jakarta, Kamis (24/8/2023).

    Dia menekankan bukan berarti 5G tidak penting. Tapi memang yang terjadi belum ada pemicu untuk berganti ke jaringan itu.

    Pemicu ini terlihat saat migrasi 3G ke 4G. Saat itu nonton video bisa lebih baik dilakukan dalam 4G dibandingkan 3G.

    Hal serupa juga mungkin terjadi pada 5G. Ke depannya, Ismail mengatakan bisa saja ada aplikasi yang jadi pemicu orang untuk beralih dari 4G.

    “Tapi saya tidak mengatakan 5G tidak penting, who knows killer content application yang hanya bisa berjalan di 5G, kita baru mulai kita terlambat,” jelasnya.

    (npb/npb)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.