Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Ngecas Pakai USB di Bandara, FBI Bongkar Bahayanya
    Insight News

    Jangan Ngecas Pakai USB di Bandara, FBI Bongkar Bahayanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2023Updated:19 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat yang melakukan mudik kali ini tetap harus waspada. Termasuk pada keamanan perangkat HP hingga tablet yang digunakan.

    Bagi pemudik diminta untuk tidak sembarangan mengisi daya baterai atau mengecas ponselnya di colokan USB umum gratis. Biasanya stasiun pengisian baterai ini tersebar di sejumlah tempat umum, seperti bandara, mall, hingga kafe.

    Karena ternyata pelaku kejahatan berhasil menginfeksi colokan tersebut dan perangkat bisa berpotensi terkena malware. Peringatan ini diungkapkan FBI beberapa waktu lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jika malware berhasil masuk ke perangkat para korbannya, maka pelaku bisa dengan leluasa mengaksesnya. “Aktor jahat menemukan cara menggunakan portĀ USB publik untuk memasukkan malware dan perangkat lunak pemantauan pada perangkat,” tulis kantor Denver FBI dalam tweet-nya, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (18/4/2023).

    Jadi, bagi masyarakat yang melakukan mudik dan harus mengecas baterai HP nya perlu berhati-hati. Jangan mengisi daya di tempat umum seperti itu.

    Selain itu, FBI juga mengingatkan untuk membawa pengisi daya dan kabel USB sendiri. Hindari juga mengisi baterai dari colokan USB, dan hanya menggunakan stop kontak listrik.

    “Bawa pengisi daya dan kabel USB Anda sendiri dan gunakan stop kontak listrik sebagai gantinya,” ungkap FBI.

    Bahaya juice jacking ini sebelumnya sudah diungkapkan oleh Komisi Komunikasi Federal (Federal Communications Commision/FCC). Pada 2021, lembaga tersebut mengingatkan pelaku bisa meretas menggunakan kabel USB.

    Kabel USB itu diduga telah dimodifikasi menggunakan software. Pada akhirnya, para pelaku akan bisa mendapatkan data id pengguna hingga password. FCC juga mengingatkan untuk masyarakat menghindari menggunakan colokan pengisian daya tersebut.




    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.