Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Kaget! 6 Hari Lagi, TV Analog Dimatikan di Jakarta
    Insight News

    Jangan Kaget! 6 Hari Lagi, TV Analog Dimatikan di Jakarta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:19 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – DKI Jakarta bersiap mematikan siaran televisi analog pada 25 Agustus 2022. Namun ternyata set-top-box gratis bagi masyarakat miskin belum terpenuhi semua.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan rumah tangga miskin di wilayahnya sebanyak 123.888. Sementara STB yang diberikan adalah 50.059 unit.

    “Belum termasuk warga di Kepulauan Seribu ada 30 ribuan warga tidak masuk 50.059 rumah tangga. Bukan mengeluh ucapan terima kasih memberikan kontribusi 40 persen,” kata Marullah di Jakarta, Jumat (19/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia berharap ketimpangan itu bisa diperbaiki dengan memperluas infrastruktur. Termasuk yang berada di Kepulauan Seribu.

    Marullah juga mengatakan suksesnya migrasi televisi ke digital ini mengakselerasi transformasi digital di Indonesia, khususnya Jakarta. Di wilayahnya, dia menuturkan juga sedang gencar melakukan transformasi digital.

    “Suksesnya migrasi dapat mengakselerasi transformasi digital di Indonesia khususnya di Jakarta. Sekarang gencar-gencar nya melakukan transformasi digital,” ungkapnya.

    Ketua Komisi I DPR RI, Meutia Hafidz menjelaskan penyelenggaraan program Analog Switch Off sudah berjalan cukup panjang. Dia mengatakan tidak menyangka program ASO bisa sampai ke saat ini.

    Meutia mengingatkan untuk tetap melakukan sinergitas dengan banyak pihak. Selain itu dia juga menjelaskan ASO bukan hanya terkait teknologi namun juga perubahan-perubahan termasuk dari segi budaya.

    “Tidak hanya melibatkan perubahan teknologi tapi perubahan kultur, gaya hidup,” ungkapnya.

    Selain itu Meutia mengingatkan untuk pihak swasta dapat membantu. Jangan sampai hak informasi masyarakat hilang karena STB yang tidak siap tersedia.

    “Kalau perjalanan smooth yang senang teman-teman industri jangan sampai ada kehilangan hak informasi hanya karena ketidaksediaan STB khususnya untuk masyarakat miskin,” kata Meutia.


    Artikel Selanjutnya


    7 Hari Lagi Siaran TV Analog Dimatikan, Jabodetabek Termasuk?

    (roy/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.