Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jam ‘Kiamat’ Tak Bergerak, Kehancuran Bumi Sudah Makin Dekat?
    Insight News

    Jam ‘Kiamat’ Tak Bergerak, Kehancuran Bumi Sudah Makin Dekat?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Mei 2022Updated:3 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jam Kiamat atau Doomsday Clock berada 100 detik dari tengah malam pada tahun ini. Panel ahli dalam Bulletin of the Atomic Scientist (BAS) memutuskan jam itu terhenti di angka 100 detik sebelum tengah malam pada 2022.

    BAS selaku pencipta jam itu mengatakan jam lebih cepat akibat penanganan Covid-19. Mereka menyebut para pemimpin dunia lamban dalam merespon pandemi.

    Para ahli juga menyoroti soal ancaman perang nuklir, perubahan iklim dan penyakit mematikan sepanjang tahun lalu. Meski menunjukkan kestabilan dan ada hal positif terjadi namun juga ada aktivitas negatif terjadi di tahun lalu.

    “Jam Kiamat masih stabil pada 100 detik hingga tengah malam. Tapi stabil bukanlah kabar baik,” kata profesor Universitas George Washington dan ketua bersama dewan BAS Sharon Squassoni, dikutip dari The Guardian, Selasa (3/5/2022).

    “Faktanya mencerminkan penilaian dewan bahwa kita terjebak dalam momen berbahaya, yang tidak membawa stabilitas maupun keamanan”.

    Beberapa perkembangan positif tahun lalu misalnya keputusan memperpanjang perjanjian pengendalian senjata antara Rusia dan Amerika Serikat (AS), dimulai kembali pembicaraan soal program nuklir Iran dan pemerintah AS yang percaya ilmu iklim serta berjanji melakukan tindakan mengurangi emisi global.

    Di sisi lain, di dunia sedang ada tren investasi berkelanjutan oleh negara besar dalam persenjataan nuklir mereka. Selain juga tidak adanya kemajuan dalam diskusi nuklir Iran dan lemahnya tindakan global mengatasi darurat iklim.

    Sebagai informasi, Jam Kiamat adalah jam simbolis yang mewakili kemungkinan risiko bencana global buatan manusia. Simbol ini dikelola sejak tahun 1947 oleh anggota BAS di University of Chicago, Amerika Serikat.

    BAS adalah sebuah organisasi yang menilai kemajuan ilmu pengetahuan dan risikonya pada manusia. Mereka membuat Jam Kiamat sebagai pengingat kepada umat manusia agar tidak melakukan kerusakan yang menghancurkan Bumi.

    Para peneliti yang tergabung dalam BAS menetapkan jarum Jam Kiamat tahun ini masih sama dengan tahun 2020 dan 2021, yaitu berjarak 100 detik menuju tengah malam.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.