Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jakarta Mau Bikin ERP, Ini Contekan Teknologi dari Singapura
    Insight News

    Jakarta Mau Bikin ERP, Ini Contekan Teknologi dari Singapura

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Januari 2023Updated:13 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jakarta berencana untuk menerapkan Electronic Road Pricing (ERP) atau kebijakan jalan berbayar di sejumlah ruas jalan di kawasan metropolitan. Sistem pengendali lalu lintas secara elektronik ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan.

    Sebelum Jakarta, kebijakan ERP terkenal diterapkan oleh negara tetangga, Singapura. Singapura sudah hampir 25 tahun menerapkan kebijakan jalan berbayar ini.

    Di Singapura, ERP sudah diterapkan sebagai sarana untuk mengatur penggunaan jalan dan mengatur kondisi lalu lintas. Tujuan ini dicapai dengan pengemudi yang membayar saat lalu lintas lebih padat dari biasanya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sistem ERP tidak memerlukan penggunaan gardu tol, sebagai gantinya, pembayaran dipotong secara nirkabel, demikian dikutip dari Techrepublic, Jumat (13/1/2023)

    Singapura telah memperluas sistem ini ke jaringan yang terdiri dari lebih dari 80 gantri khusus (gerbang besar di jalan raya), sejak pertama kali diterapkan pada tahun 1998.

    Teknologi di balik ERP

    Ada dua komponen yang membuat sistem ERP bekerja. Yang pertama adalah In-Vehicle Unit (IU) yang dipasang di kaca depan di sisi pengemudi. IU asli menerima value card yang menyimpan kredit milik pengguna, pada awalnya hanya satu jenis kartu yaitu Cash Card.

    Sementara IU “mode ganda” yang ada di generasi kedua menambahkan dukungan untuk beberapa value card seperti kartu nirsentuh, misalnya Kartu NETS FlashPay (PDF) dan kartu EZ-Link untuk pemotongan pembayaran.

    Kedua, setiap gantri ERP terdiri dari dua set sensor yakni sistem nirkabel jarak pendek khusus untuk berkomunikasi dengan IU, dan kamera yang digunakan untuk menangkap [jika perlu] pelat nomor belakang kendaraan saat mereka lewat.

    Kamera memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pengemudi jika kekurangan dana dalam kartu pembayaran yang value card yang disimpan. Surat yang pembayaran akan dikirim ke pemilik terdaftar kendaraan yang tertangkap kamera tidak membayar.

    Kini, Singapura dikabarkan sedang mempersiapkan teknologi baru untuk sistem ERP. Teknologi baru ini menambahkan koneksi satelit sehingga posisi dan pergerakan kendaraan bisa terpantau lebih detail.

    Selain itu, sistem yang baru menggunakan unit dalam kabin yang jauh lebih ramping yang bentuk dan ukurannya sedikit lebih besar dari ponsel pintar.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.