Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jaga Privasi, Ini Cara Hapus Hasil Pencarian dari Google
    Insight News

    Jaga Privasi, Ini Cara Hapus Hasil Pencarian dari Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Mei 2022Updated:16 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Akhirnya Google meluncurkan alat dan kebijakan agar pengguna bisa meminta menghapus hasil pencarian dari raksasa teknologi itu. Ini termasuk nomor telepon, email hingga alamat fisik.

    Langkah ini merupakan pengembangan dari kebijakan sebelumnya, di mana pengguna harus menunjukkan bukti adanya potensi bahaya dari doxing atau pencurian identitas agar data bisa dihapus.

    Sekarang, penghapusan informasi ini bisa dilakukan dengan alasan apapun. Namun dengan catatan tidak semua permintaan akan mendapatkan persetujuan, misalnya jika informasi layak diberikan atau jika disertakan dalam situs web pemerintah atau sumber resmi lain.

    “Penting dicatat saat kami menerima permintaan penghapusan, kami akan evaluasi seluruh konten di laman web memastikan bahwa kami tidak membatasi ketersediaan informasi lain yang berguna secara luas, misalnya dalam artikel berita,” kata Google dalam unggahan di blog resminya, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (16/5/2022).

    Google mengatakan keputusan penghapusan itu akan dibuat dengan kombinasi alat algoritmik serta pemantauan dari manusia.

    Google mengumumkan alat baru itu akan beberapa bulan mendatang. Nantinya pengguna bisa meminta data mereka dihapus dengan hanya beberapa klik saja.

    Pada formulir yang diisi, klik opsi ‘menghapus informasi pengenal pribadi (Personally Identifiable Information atau PII) atau konten doxing dari Google Search’. Setelah itu akan ada sejumlah pertanyaan mengenai jenis informasi pribadi yang muncul dalam penelusuran, URL yang menampilkan informasi, istilah untuk menampilkan informasi, dan tangkapan layar situs web dan hasil penelusuran.

    Selain itu akan ada pertanyaan apakah informasi pribadi dibagikan dengan biat doxing, berisi konten eksplisit atau harus dihapus akibat alasan hukum.

    Perlu dicatat, kebijakan serta alat baru ini hanya untuk informasi yang muncul dalam hasil penelusuran Google. Raksasa mesin pencarian itu tidak bisa menghapus data pribadi dari internet sepenuhnya.

    Untuk menghapus seluruh informasi, Google menyarankan pengguna bisa menghubungi situs web yang meng-hosting informasi secara langsung.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Google Minggir! TikTok Jadi Website Terpopuler Dunia 2021

    (npb/luc)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.