Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jadi Buronan Interpol, Bos Terra LUNA: Saya di Ruang Tamu
    Insight News

    Jadi Buronan Interpol, Bos Terra LUNA: Saya di Ruang Tamu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 September 2022Updated:28 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Interpol Korea Selatan telah menerbitkan red notice atau permintaan kepada negara lain untuk mencari menangkap sementara Do Kwon, developer uang kripto Terra LUNA dan TerraUSD. Kini ia angkat suara soal status hukumnya itu.

    Red Notice untuk Do Kwon diterbitkan setelah Kejaksaan Korea Selatan menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus merugikan investor, setelah nilai dua uang kriptonya anjlok 99% dan membuat dana investor hingga US$60 miliar, lenyap tak tersisa. Kejaksaan Korsel menyebut Do Kwon tidak kooperatif.

    Do Kwon saat ini menetap di Singapura. Namun pada awal bulan ini pemerintah Singapura mengatakan bahwa Do Kwon tidak berada di negara kota itu. Kejaksaan Korsel sendiri telah meminta Kementerian Luar Negeri mencabut paspoe Do Kwon.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Melalui akun Twitter pribadinya, Do Kwon membantah dirinya melarikan diri. Ia bahkan menyebut dirinya sedang berada di ruang tamu rumahnya untuk menulis coding.

    “Saya sedang menulis code di ruang tamuku, bagaimana dengan kamu?” tulis Do Kwon di akun Twitter pribadinya, menjawab pertanyaan pemilik akun twitter @TraderSZ, dikutip Rabu (28/9/2022).

    Menjawab pertanyaan pengguna akun twitter lainnya, Do Kwon menyebut dia tidak membuat usaha apapun untuk mencoba kabur.




    Foto: Developer Kripto Terra LUNA dan TerraUSD, Do Kwon menjawab pertanyaan netizen soal di mana dia bersembunyi setelah ditetapkan sebagai buronan interpol (Doc. Twitter)

    “Saya melakukan perjalanan dan ke beberapa mal, tidak ada penegak hukum yang mendatangi saya dalam beberapa pekan ini,” tulis Do Kwon.

    TerraUSD merupakan kripto stablecoin algoritmatik yang nilainya dipatok minimal setara US$1 per koin. Koin kripto ini dikaitkan dengan Terra LUNA. Pada Mei lalu, nilai TerraUSD anjlok di bawah US$1 bahkan mendekati nol. Ini menyeret jatuh nilai Terra LUNA.

    Akibat kejatuhan dua uang kripto ini, dana investor hampir US$60 miliar lenyap ada yang bertanggung jawab. Bahkan beberapa perusahaan kripto terjerat kebangkrutan seperti Three Arrows Capital.

    Pihak berwajib Korea Selatan pun turun tangan untuk mengusut kasus ini dan menetapkan Do Kwon sebagai tersangka dengan tuduhan aktivitas investasi yang merugikan investor.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kisah Investor Terra LUNA Rugi Miliaran, Ditangkap Polisi

    (roy/roy)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.