Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jadi Bumerang, Medsos Ini Dihujat Gegara Pakai ChatGPT
    Insight News

    Jadi Bumerang, Medsos Ini Dihujat Gegara Pakai ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 April 2023Updated:27 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Popularitas AI dan penggunaanya secara masif ternyata tak disukai semua orang. Setidaknya itu yang terjadi pada Snapchat, saat banyak penggunanya protes soal fitur AI dalam platform tersebut.

    AI jadi populer saat chatbot asal OpenAI, ChatGPT, menjadi viral dan banyak digunakan orang. Tak lama setelahnya banyak perusahaan teknologi yang masuk dalam pertarungan AI dengan meluncurkan dalam produknya sendiri.

    Snap juga melakukan hal serupa pada Snapchat akhir Februari lalu. My AI diperkenalkan untuk pelanggan Snapchat+ lebih dulu dan selanjutnya pada 19 April diperluas pada pengguna umum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun sayang kritikan mengalir deras dari pengguna, salah satunya mendapatkan banyak ulasan bintang satu di App Store.

    Catatan dari Sensor Tower menyebutkan peringkat rata-rata aplikasi turun jadi 1,67 dan ulasan bintang satu menjadi 75%. Ini berbeda jauh sebelum fitur My AI diluncurkan yakni rata-rata 3,05 dan hanya 35% untuk bintang satu, dikutip dari Insider, Kamis (27/4/2023).

    Gelombang protes itu salah satunya karena My AI berada di bagian atas Chat, ini biasanya digunakan untuk berinteraksi dengan teman lain. Namun hanya pelanggan berbayar saja yang bisa mematikan chatbot itu.

    Artinya, bagi mereka yang bukan pelanggan Snapchat+ maka harus dipaksa bertemu My AI tiap mengirim chat ke teman. “Sejujurnya, menurut saya itu sangat bodoh. Tidak perlu dan konyol Anda tidak bisa melepaskan sematannya. Atau bagaimana Anda tidak bisa menghapusnya kecuali membayar Snapchat+,” ujar salah satu pengguna dalam ulasan App Store.

    Sejumlah pengguna di Reddit dan Tiktok juga menyinggung soal keamanan data pribadi mereka. AI mengklaim tak tahu lokasi pengguna. Namun ternyata bisa menyarankan bisnis atau tempat terdekat dari lokasi tersebut.

    Insider menjelaskan Snap tidak membalas komentar soal ulasan negatif tersebut. Namun perusahaan hanya menanggapi jika My AI memberikan tanggapan sesuai dengan pedoman komunitasnya.

    “Meskipun My AI jauh dari sempurna, analisis terbaru kami soal kinerjanya menemukan 99,5% tanggapan My AI sesuai pedoman komunitas,” ungkap pernyataan perusahaan.




    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.