Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Israel Tahu Semua Gerak Gerik Warga Palestina, Ini Caranya
    Insight News

    Israel Tahu Semua Gerak Gerik Warga Palestina, Ini Caranya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2023Updated:24 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi pengintai milik Israel dipasang secara diam-diam di wilayah perbatasan Palestina. Alat itu dipasang untuk mengawasi gerak gerik warga Palestina.

    Wilayah perbatasan yang dimaksud adalah Kota Hebron, yang telah dibagi menjadi dua berdasarkan perjanjian Israel dan organisasi pembebasan Palestina pada 1997 lalu. H1 dikelola oleh otoritas Palestina, sementara H2 dipegang oleh Israel.

    Di H2 terdapat 33 ribu warga Palestina dan 800 pemukim Israel yang tinggal secara ilegal. Namun pergerakan masyarakat Palestina tidak sebebas warga Israel.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka dilarang menggunakan jalan tertentu yang terbuka untuk warga Israel. Selain itu, mereka juga harus melewati jaringan pos pemeriksaan militer dan penghalang lainnya.

    Di pos pemeriksaan Hebron juga dilaporkan Israel menggunakan teknologi pengenalan wajah Red Wolf. Amnesty melaporkan teknologi itu terkait dua sistem yang dikelola militer lainnya yakni Wolf Pack dan Blue Wolf.

    Wolf Pack merupakan basis data luas berisi semua informasi soal warga Palestina dari OPT. Data ini termasuk tempat tinggal, anggota keluarga dan apakah mereka ingin diinterogasi otoritas Israel.

    Data yang disimpan Wolf Pack dapat diakses langsung oleh aplikasi yang diinstal di smartphone maupun tablet. Aplikasi tersebut bernama Blue Wolf.

    Jadi saat warga Palestina melintas pos pemeriksaan, sistem Red Wolf akan memindai wajah mereka. Ini dilakukan tanpa diketahui dan disetujui oleh warga tersebut.

    Pemindaian tersebut selanjutnya akan membandingkan dengan data yang ada terkati warga Palestina. Red Wolf akan menggunakan informasi tersebut untuk menyatakan seseorang boleh atau tidak melewati pos pemeriksaan.

    Jika izin tidak didapatkan, maka orang tersebut tidak bisa masuk. Penolakan juga bisa keluar terkait informasi yang disimpan pada profil warga Palestina, misalnya terkait keinginan seseorang untuk diinterogasi maupun ditangkap.

    Data yang dimiliki Red Wolf juga terus bertambah. Berdasarkan laporan Breaking the Silence, komandan Israel di Hebron menjelaskan tentara ditugaskan mengoptimalkan algoritma pemindaian wajah agar kamera IDF bisa mengenali tiap wajah warga Palestina dengan otomatis.

    Bahkan, ada perlombaan antar-satuan tentara Israel untuk mengupload sebanyak mungkin foto warga Palestina.



    Artikel Selanjutnya


    Sistem Pertahanan Canggih Israel, Ada Balon Mata-Mata Raksasa

    (dem)


    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.