Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Israel Coba Retas iPhone Airlangga, Penasihat Prabowo
    Insight News

    Israel Coba Retas iPhone Airlangga, Penasihat Prabowo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 September 2022Updated:2 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Lebih dari selusin pejabat sipil dan militer Indonesia menjadi target software mata-mata yang didesain oleh perusahaan Israel.

    Kabar ini dihimpun oleh Reuters dari sembilan sumber, termasuk enam orang pejabat yang menjadi sasaran spyware tersebut.

    Satu-satunya nama pejabat yang disebut oleh Reuters adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain Airlangga, target lainnya adalah pejabat senior militer, dua orang diplomat, serta beberapa penasihat di Kementerian Pertahanan yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kementerian Luar Negeri yang dipimpin Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

    Enam dari pejabat dan penasihat yang menjadi target menyatakan kepada Reuters bahwa mereka menerima e-mail dari Apple Inc pada November 2021, menyatakan bahwa Apple menduga para pejabat disasar oleh “serangan oleh oknum yang disponsori oleh negara”.

    Apple menolak mengungkapkan identitas dan jumlah pengguna yang terimbas. Produsen iPhone tersebut juga menolak berkomentar kepada Reuters.

    Sebelumnya, Apple dan peneliti keamanan menyatakan bahwa penerima “pesan” disasar menggunakan ForcedEntry, software canggih yang digunakan oleh vendor pemantauan siber asal Israel yaitu NSO Group. Peranti lunak ini digunakan oleh mata-mata pemerintah asing untuk mengambil alih kendali iPhone dari jarak jauh.

    Perusahaan siber lain asal Israel, QuaDream, juga mengembangkan perangkat hacker serupa.

    Reuters tidak bisa memastikan siapa yang membuat dan menggunakan spyware yang menyasar pejabat Indonesia. Kesuksesan upaya peretasan dan hasil dari peretasan, juga tidak bisa dikonfirmasi.

    Menurut ahli keamanan siber, upaya menyasar pejabat Indonesia dengan spyware adalah kasus terbesar hingga saat ini.

    Reuters menyatakan juru bicara pemerintah RI, TNI, Kemenhan, dan BSSN tidak merespons pertanyaan yang dikirimkan lewat e-mail.

    Juru bicara Kemenlu menyatakan tidak tahu tentang upaya peretasan ini dan meminta Reuters bertanya ke BSSN. Airlangga juga tidak merespons pertanyaan Reuters.

    NSO, perusahaan Israel pengembang spyware, menyatakan software buatan mereka tidak digunakan untuk menyasar pejabat Indonesia dengan alasan “mustahil secara teknologi dan kontrak.”

    Perusahaan tersebut juga menolak untuk mengungkapkan identitas pelanggan mereka, dan menyatakan mereka hanya menjual produk mereka ke entitas pemerintah yang “sah”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Awas! Ada Virus Jahat Incar Chrome & Android Pengguna RI

    (dem)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.