Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Israel Bunuh Pekerja Internet, Gaza Lumpuh Total Seminggu Penuh
    Insight News

    Israel Bunuh Pekerja Internet, Gaza Lumpuh Total Seminggu Penuh

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2024Updated:20 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Internet dan akses telekomunikasi di Jalur Gaza lumpuh total dalam 7 hari berturut-turut. Kelumpuhan komunikasi kali ini berlangsung dalam periode terlama sejak perang antara Israel dan kelompok Hamas pecah pada 7 Oktober 2023.

    “Lumpuhnya internet merupakan penentuan hidup dan mati di Gaza. Sangat tak layak untuk mempermainkan konektivitas di tengah kekerasan dan penderitaan masyarakat di sana. Komunitas internasional harus bertindak sekarang dan mengakhiri perang,” kata Direktur Kebijakan dan Advokasi Access Now, Marwa Fatafta, dikutip Jumat (19/1/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada 12 Januari lalu, penyedia layanan internet Paltel mengumumkan layanan telekomunikasi mati total di Jalur Gaza. Hal tersebut dikarenakan agresi yang terus-menerus terjadi.

    Data CloudRadar mengonfirmasi dengan menunjukkan trafik data yang turun drastis, dikutip dari situs resmi Access Now.

    Bombardir Israel yang terus-menerus dilancarkan di Gaza telah membuat akses telekomunikasi menjadi hal ‘langka’. Sebanyak 12 provider yang beroperasi di Gaza mengalami kelumpuhan secara berkala sejak Oktober 2023.

    Akses internet yang putus menambah penderitaan warga di Gaza. Upaya dari PBB dan lembaga kemanusiaan sia-sia untuk melayani 2 juta warga Gaza. Sebanyak 85% di antaranya kini dalam keadaan kelaparan, trauma, dan tak berdaya.

    Internet mati total di Gaza sudah terjadi selama beberapa kali sepanjang Oktober 2023 hingga Januari 2024.

    Baru-baru ini, internet mati di Gaza dipicu oleh terbunuhnya dua pekerja Jawaal, yakni perusahaan provider asal Palestina. Mereka dibunuh oleh rudal Israel yang menargetkan mobil Jawaal pada 13 Januari lalu. Padahal, kala itu mereka hendak memperbaiki akses internet yang terputus di Khan Yunis.

    “Selama lebih dari 100 hari, Gaza telah mengalami gangguan internet. Masyarakat merasakan internet lumpuh total saat ini. Mereka tak bisa membagikan informasi tentang apa yang terjadi,” kata Campaigner di Access Now, Kassem Mnejja.



    Artikel Selanjutnya


    Robot Pembunuh Israel Disiapkan, Habisi Manusia Tanpa Ampun

    (fab/fab)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.