Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»IPO TikTok Mundur Terus, Karyawan Boleh Cuanin Saham
    Insight News

    IPO TikTok Mundur Terus, Karyawan Boleh Cuanin Saham

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2023Updated:13 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – ByteDance, raksasa China pemilik aplikasi video pendek TikTok, mengizinkan saham yang dimiliki oleh karyawan di AS untuk menarik uangnya (vest out/cash out) tanpa menunggu perusahaan terdaftar di pasar saham (IPO).

    Kesempatan ini memungkinkan karyawan untuk menguangkan saham yang dimiliki, menurut orang yang mengetahui masalah tersebut.

    Langkah ini bertujuan untuk menenangkan karyawan yang mulai gelisah menunggu penawaran umum perdana (IPO) untuk mendapatkan keuntungan dari saham yang telah diberikan sebagai kompensasi mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip Reuters, ini juga merupakan indikasi bahwa ByteDance tidak akan terburu-buru untuk go public di tengah pengawasan ketat Beijing terhadap raksasa teknologi China.

    ByteDance akan mengizinkan saham terbatas yang dipegang oleh karyawan AS dijual selama waktu yang ditentukan.

    Perusahaan sebelumnya menetapkan “peristiwa likuiditas”, seperti IPO atau penjualan perusahaan, sebagai syarat terjadinya vesting, tambah sumber tersebut.

    Setelah diberikan, saham tersebut dapat ditukar oleh karyawan dengan uang tunai di salah satu program pembelian kembali saham ByteDance.

    Karyawan diberitahu tentang perubahan kebijakan ini pada Selasa (11/7), kata sumber tersebut. Seorang juru bicara ByteDance mengonfirmasi bahwa perusahaan telah mengubah aturan vesting sahamnya tetapi menolak mengomentari detailnya.

    “Tujuan kami adalah memberikan penghargaan bagi karyawan. Kami mengumumkan solusi internal yang akan membuat karyawan kami yang berbasis di AS memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam program pembelian kembali saham di masa mendatang,” kata juru bicara tersebut.

    Langkah ini berlaku untuk karyawan TikTok di AS yang mencakup sekitar 7.000 orang.

    Perubahan aturan memiliki kerugian bagi beberapa karyawan, kata sumber tersebut.

    Pemberian saham sebelum IPO akan dikenakan pajak AS, bahkan untuk karyawan yang belum menjual sahamnya. Karyawan harus membayar pajak dari kantong mereka sendiri atau menjual sebagian saham mereka untuk menutupi biaya tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    TikTok Punya Fitur Baru, Ancaman untuk Ruangguru-Zenius

    (fab/fab)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.