Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone Tak Bangun Pabrik di RI, Prabowo Kasih Solusi Ini
    Insight News

    iPhone Tak Bangun Pabrik di RI, Prabowo Kasih Solusi Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Februari 2024Updated:5 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Prabowo Subianto menanggapi jawaban Anies Baswedan ketika ditanya soal maraknya impor HP di RI, tetapi nilai investasi di dalam negeri masih minim.

    Saat ini nilai impor HP di Indonesia tercatat mencapai Rp 30 triliun. Sementara itu, investasi pabrik HP di Indonesia hanya Rp 0,5 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Anies mengatakan solusi dari masalah tersebut adalah mendorong investasi padat karya. Caranya adalah melakukan perbaikan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. Selain itu, perizinan untuk pemain lokal perlu dipercepat dan dijamin keamanannya.

    Menanggapi hal tersebut, Prabowo mengklaim dirinya selalu solutif dan fokus pada tindakan. Ia mengatakan solusinya mudah, yakni dengan membangun pabrik di RI.

    “Kalau mmng hanya Rp 0,5 triliun (investasi produsen HP di dalam negeri) dan perlu kehendak politik ya bangun pabrik itu segera,” ujarnya.

    Selanjutnya, menurut Prabowo masalah utama di sektor teknologi adalah sumber daya manusia (SDM). Ia mengatakan salah satu programnya adalah mengirim 10.000 talenta terbaik dari Indonesia untuk mendalami soal science, technology, engineering, mathematic (STEM) ke luar negeri.

    “Ini sangat mutlak, baru kita bisa bersaing. Kalau kita tidak punya awaknya bagaimana? Jadi program kami memberikan beasiswa,” ia menuturkan.

    Diketahui, pabrikan HP yang menjual produknya di Indonesia diberikan kewajiban pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35%. Sejauh ini, merek-merek seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dll sudah memenuhi aturan TKDN tersebut dengan membangun fasilitas pabrik atau perakitan di Indonesia. 

    Namun, hingga kini Apple belum menjalankan komitmen tersebut. Apple telah menggelontorkan investasi, tetapi tidak memproduksi atau merakit HP-nya di RI. Merek asal AS tersebut pun mendistribusikan ponselnya lewat distributor resmi iBox.




    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.