Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone Sebar Peringatan yang Bikin India Gempar
    Insight News

    iPhone Sebar Peringatan yang Bikin India Gempar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 November 2023Updated:2 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemimpin oposisi India Rahul Gandhi menuduh pejabat meretas HP politisi senior oposisi.

    Ia menuduh Perdana Menteri Narendra Modi, setelah pihaknya menerima pesan peringatan dari Apple.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Beberapa anggota parlemen membagikan tangkapan layar di media sosial dari pemberitahuan di iPhone mereka. Peringatan tersebut berbunyi “Apple yakin Anda menjadi sasaran penyerang yang disponsori negara yang mencoba menyusupi iPhone yang terkait dengan ID Apple Anda dari jarak jauh”.

    “Retas kami semau Anda,” kata Gandhi pada konferensi pers di New Delhi, mengacu pada Modi.

    “Tetapi kami (oposisi) tidak akan berhenti menanyai Anda.”

    Menteri Teknologi Informasi Ashwini Vaishnaw menyatakan keprihatinannya atas pernyataan anggota parlemen dan mengatakan pemerintah telah meminta Apple untuk menyelidiki masalah ini.

    Mengutip Reuters, perusahaan mengatakan pihaknya tidak mengaitkan pemberitahuan ancaman dengan penyerang tertentu yang disponsori negara.

    Serangan yang disponsori negara terus berkembang seiring berjalannya waktu. Banyak serangan yang terdeteksi dengan bergantung pada sinyal intelijen ancaman yang sering tidak sempurna dan lengkap.

    “Ada kemungkinan bahwa beberapa pemberitahuan ancaman Apple merupakan alarm palsu, atau beberapa serangan tidak terdeteksi,” kata Ashwini.

    Jairam Ramesh, juru bicara Partai Kongres Gandhi, menyebut klarifikasi Apple sebagai sebuah penyangkalan terhadap pelanggaran keamanan.

    Pada tahun 2021, pemerintah India telah menggunakan spyware Pegasus buatan Israel untuk mengintai sejumlah jurnalis, aktivis, dan politisi, termasuk Gandhi.

    Pemerintah menolak menjawab pertanyaan apakah India atau lembaga negara mana pun telah membeli spyware Pegasus untuk pengawasan.

    (fab/fab)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.