Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 16 Laku Keras di Negara ini, Harganya Bikin Kaget
    Insight News

    iPhone 16 Laku Keras di Negara ini, Harganya Bikin Kaget

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 September 2024Updated:23 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemesanan awal (pre-order) seri iPhone 16 di Rusia meledak, naik 15 persen lebih tinggi daripada pendahulunya. Padahal harga iPhone 16 dijual lebih 50 persen ketimbang di negara Barat.

    Rusia melegalkan apa yang disebut impor “abu-abu” atau “paralel” untuk memungkinkan barang masuk ke negara itu tanpa izin merek. Hal ini terjadi setelah perusahaan Barat seperti Apple memberlakukan larangan ekspor pada 2022 sejak perang dengan Ukraina.

    Lyudmila Semushina, juru bicara salah satu pengecer elektronik restore mengatakan, iPhone yang dijual di Rusia asalnya dari seluruh dunia, tanpa menyebutkan negara tertentu.

    Negara-negara yang belum menjatuhkan sanksi terhadap Moskow, seperti Turki, Tiongkok, India, Kazakhstan, dan negara-negara bekas Soviet lainnya, telah mengalami peningkatan tajam dalam perdagangan dengan Rusia sejak konflik dimulai.

    “Dibandingkan dengan pre-order tahun lalu, (permintaan) 15% lebih tinggi daripada prapemesanan untuk iPhone 15,” kata Semushina, dikutip dari Reuters, Senin (23/9/2024).

    Pre-order dibuka pada mulai 10 September dan penjualan secara langsung akan dimulai minggu depan, meski dijual dengan harga yang jauh lebih mahal.

    Pedagang retail M.Video mengatakan, harga iPhone akan dijual mulai dari 112.99 (Rp 18 juta) untuk iPhone 16 128GB, lebih mahal sekitar US$400 (Rp 6juta) dari harga jual di Amerika US$799 (Rp 12 juta).

    Sementar iPhone Pro Max 1TB tersedia untuk pemesanan awal di Rusia seharga 249.999 rubel (Rp 41 juta), dibandingkan dengan harga AS US$1.599 (Rp 24 juta).

    Ketika merek-merek besar meninggalkan Rusia dan beralih ke impor paralel, Semushina mengatakan, perusahaannya berhenti membuat perhitungan resmi tentang pembayaran konsumen premium Rusia.

    “Ada harga pengecer resmi, ada harga penjual abu-abu, mereka yang membawa perangkat keras mereka dalam koper, sehingga harga dapat bervariasi,” katanya.

    Dia mengatakan perusahaan tidak memiliki kontak dengan Apple sejak konflik dimulai. Selain menangguhkan semua penjualan produk di Rusia pada Maret 2022, raksasa teknologi itu juga telah menghentikan layanan seperti ApplePay.

    Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang penjualan dan harga model baru di Rusia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Apple Wajib Bayar Denda Rp 221 T di Tengah Peluncuran iPhone 16




    Next Article



    iPhone 16 Terancam Tak Laku, Begini Hasil Surveinya



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.