Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 16 Dilarang di RI, Ini Alasan Kemenperin Bilang Apple Tak Adil
    Insight News

    iPhone 16 Dilarang di RI, Ini Alasan Kemenperin Bilang Apple Tak Adil

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 November 2024Updated:26 November 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan baru menerima proposal investasi terbaru dari Apple dan sedang mengkajinya lebih lanjut.

    “Jadi kami belum menolak ya, ini sudah muncul di media kata menolak, kami belum menolak,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif dalam segmen Tech A Look di CNBC Indonesia, Senin (25/11) kemarin.

    Selanjutnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan proposal yang diajukan Apple sejauh ini belum memenuhi asas berkeadilan. Pemerintah mengatakan akan menyurat ke Apple dan bernegosiasi lebih lanjut.

    “Kami rapat tadi berdasarkan assessment ini didasari dengan pendekatan sangat teknokratis, hitung-hitungan lengkap. Terhadap usulan Apple yang mengusulkan investasi US$100 juta. Pertama angka tersebut belum meet memenuhi angka yang kita anggap berkeadilan,” kata Agus kepada awak media, Senin (25/11) kemarin.

    Di sisi lain, pemerintah juga ingin Apple membangun manufaktur di Indonesia supaya ada nilai tambah di dalam negeri. Supaya Indonesia tidak hanya sedang menjadi pasar untuk penjualan produk-produk Apple, tapi juga bisa menciptakan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja di Indonesia.

    Selain itu, Kemenperin sebenarnya berharap agar Apple juga bisa mengembangkan research and development terutama bagaimana kemampuan atau research terkait dengan artificial intelligence (AI) dan beberapa perangkat yang menunjang dari Apple.

    “Kami juga berharap agar industri dan negeri dijadikan sebagai bagian dari global value chain-nya Apple karena ada beberapa industri dan negeri sebenarnya sudah bisa memproduksi komponen-komponen dari Apple,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, Apple menaikkan tawaran investasi di Indonesia senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp1,58 triliun di Indonesia selama dua tahun.

    Jumlah tersebut naik 10 kali lipat dari rencana awal Apple yang ingin investasi sebesar USD 10 juta (Rp158 miliar) untuk membangun pabrik aksesoris dan komponen di Bandung, Jawa Barat.

    Tawaran ini bisa dibaca sebagai upaya lobi Apple untuk memuluskan jalan iPhone 16 masuk ke pasar lokal di tengah larangan dari pemerintah.

    Menurut laporan Kemenperin, penjualan Apple di Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun lalu, sebanyak 2,61 juta unit iPhone terjual di Tanah Air.

    Sebagai perbandingan, penjualan Apple di Vietnam hanya 1,43 juta unit.

    Sementara itu, produsen lain yang berinvestasi di Indonesia seperti Samsung dan Xiaomi diketahui memiliki investasi dengan nilai lebih besar. Kemenperin mengatakan Samsung sudah berinvestasi Rp 8 triliun, sementara Xiaomi Rp 5,5 triliun di Tanah Air.

    Lebih lanjut, Kemenperin juga tetap menagih komitmen investasi Apple sebelumnya yang belum direalisasikan senilai US$10 juta. Sebelum komitmen itu dipenuhi, Apple belum bisa menjual seri iPhone 16 di Tanah Air.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Rilis 3 Platform AI, Indosat Fokus Jadi Perusahaan AI TechCo





    Next Article



    iPhone 16 Dilarang Masuk RI, Pemerintah Ungkap Alasannya



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.