Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 15 Tak Laku, Pabrik Apple Malah Cuan Gede
    Insight News

    iPhone 15 Tak Laku, Pabrik Apple Malah Cuan Gede

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2023Updated:16 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Foxconn mencatat pertumbuhan profit signifikan sebesar 11,27% secara tahun-ke-tahun (YoY) pada kuartal-III 2023. Angka itu jauh di atas prediksi para analis, di tengah pasar consumer electronics yang masih lesu.

    Foxconn merupakan pabrik Apple terbesar untuk produk iPhone. Sebelumnya, firma Counterpoint melaporkan penjualan iPhone 15 lebih rendah 4,5% di 17 hari pertama pasca meluncur, jika dibandingkan iPhone 14.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Minat pasar tak sekencang sebelumnya dalam menyambut flagship terbaru Apple. Beberapa faktornya adalah kondisi makroekonomi yang tak menentu, persaingan dengan HP Huawei di China, serta harga yang kemahalan dengan penawaran spesifikasi dan fitur yang tak jauh meningkat dari iPhone 14.

    Jika dilihat dari pendapatan, Foxconn sebenarnya anjlok 11,64% YoY menjadi NT$ 1.543 triliun. Sementara itu, profit meningkat 11,27% menjadi NT$ 43,13 miliar.

    Data Counterpoint menunjukkan pasar HP global mulai menanjak. Meski masih anjlok 8% YoY pada Q3, tetapi tumbuh 2% QoQ, dikutip dari CNBC International, Rabu (15/11/2023).

    “Penjualan yang anjlok secara YoY menunjukkan pasar masih beradaptasi. Namun, pertumbuhan positif secara QoQ menunjukkan optimisme pada pasar HP, meski penjualan iPhone melambat,” kata laporan Counterpoint pada 17 Oktober lalu.

    Menurut firma Canalys, penurunan pertumbuhan pasar HP global mulai melandai. Data analis menunjukkan sepanjang Q3 penurunannya cuma 1%.

    “Peluncuran HP Huawei dan Apple menjadi pusat perhatian pasar, di tengah banyaknya vendor lain merilis produk flagship,” kata analis Canalys, Amber Liu.

    Dalam pertemuan dengan para investor (earnings call), Foxconn mengatakan kebijakan moneter, inflasi, dan kondisi geopolitik akan memengaruhi bisnisnya pada 2024 mendatang.


    Artikel Selanjutnya


    iPhone 15 Tiba Besok, Cek Bocoran Fitur dan Spek Lengkap!

    (fab/fab)


    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.