Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor RI Ini Guyur Startup Rp 1,2 Triliun, Cek Target Berikutnya
    Insight News

    Investor RI Ini Guyur Startup Rp 1,2 Triliun, Cek Target Berikutnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Januari 2024Updated:9 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tantangan bagi industri startup baik bagi para pemain maupun investor masih akan terjadi di tahun 2024.

    Managing Partner East Ventures Roderick Purwana mengatakan, memasuki tahun 2024 akan ada banyak ketidakpastian. Ketegangan geopolitik di beberapa negara dan ketidakstabilan ekonomi global menyebabkan volatilitas yang besar.

    “Namun kami melihat ada tanda-tanda positif. Kami tetap waspada, memantau dengan cermat, dan fokus pada tujuan kami terlepas dari fluktuasi eksternal,” kata Roderick dalam keterangannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Terlepas dari kondisi baik atau buruk, strategi yang akan mereka gunakan tetap sama yakni mengidentifikasi dan berinvestasi pada founder dan peluang terbaik.

    Ia menyebut bahwa East Ventures akan terus berinvestasi secara agnostik. Tapi pihaknya melihat banyak prospek investasi di berbagai sektor, termasuk iklim seperti transisi energi dan proyek terkait iklim, kesehatan, dan rantai pasokan.

    East Ventures menginvestasikan sekitar US$ 80 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) dalam 29 kesepakatan investasi untuk startup tahap awal dan pertumbuhan, sepanjang 2023. Dari 90% startup yang berada dalam tahap lanjutan (growth stage) dalam portofolio East Ventures, 30% berada di jalur menuju profitabilitas, 60% sudah menghasilkan profit, dan 10% sisanya masih berusaha untuk beradaptasi.

    Sementara itu, Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan, faktor-faktor ekonomi seperti tingkat suku bunga, inflasi, dan situasi geopolitik dapat mempengaruhi investasi modal ventura.

    “Tergantung pada iklim ekonomi global, investor modal ventura mungkin akan lebih hati-hati atau agresif dalam investasi mereka,” ujar Edward kepada CNBC Indonesia.

    Ada tren untuk berinvestasi pada startup yang tidak hanya menunjukkan inovasi, tetapi juga memiliki jalur yang jelas menuju profitabilitas. Ini mungkin yang akan menggeser fokus ke startup yang lebih matang daripada perusahaan tahap awal.

    Perubahan dalam regulasi, terutama di bidang seperti privasi data, keamanan siber dan layanan keuangan, dapat memiliki dampak yang signifikan pada peluang dan risiko startup.

    “Jadi pada ujungnya para investor atau VC akan mencari keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko di 2024 ini.” tegasnya.



    Artikel Selanjutnya


    Dulu Startup Rp607 Triliun, Mantan Raja Unicorn Mau Bangkrut

    (dem/dem)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.