Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor Grab Rugi Rp 473 Triliun, Penyebabnya GoTo
    Insight News

    Investor Grab Rugi Rp 473 Triliun, Penyebabnya GoTo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Mei 2023Updated:12 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – SoftBank Vision Fund rugi 4,3 triliun yen (Rp 473 triliun) padahal dana investasi tersebut adalah pemilik saham banyak unicorn, termasuk GoTo dan Grab. 

    Kerugian SoftBank Vision Fund masih membengkak meskipun saham teknologi di bursa saham mulai rebound setelah anjlok sepanjang 2022.

    Sepanjang tahun pajak yang berakhir pada 31 Maret 2023, Vision Fund membukukan kerugian 4,3 triliun yen dibanding kerugian 2,55 triliun yen pada periode sebelumnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kerugian di dana investasi yang dipimpin oleh Masayoshi Son tersebut membuat SoftBank rugi 5,28 triliun yen pada periode yang sama dibanding rugi 3,43 triliun pada tahun sebelumnya.

    SoftBank Vision Fund berhasil mencetak keuntungan signifikan dari penjualan saham perusahaan teknologi terkenal seperti Uber. Namun, penurunan tajam harga saham perusahaan AI China SenseTime dan GoTo, membuat mereka harus mencatat kerugian besar.

    SoftBank adalah salah satu investor kelas kakap di Tokopedia dan Grab. Setelah Tokopedia merger dengan GoTo, SoftBank menjadi salah satu pemilik GoTo.

    Selain Uber, SoftBank telah memutuskan untuk menjual saham mereka di perusahaan-perusahaan teknologi global demi mencari dana tunai. Kerugian SoftBank berhasil ditekan lewat hasil penjualan saham T-Mobile dan Alibaba. Adapun saham SoftBank di Uber dijual pada Agustus 2022.

    Menurut CFO SoftBank Yoshimitsu Goto, dikutip oleh CNBC International, perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh SoftBank punya modal yang memadai. Dia menyatakan SoftBank punya deretan perusahaan yang siap masuk bursa, yang kini valuasi totalnya mencapai US$ 37 miliar.

    Vision Fund dibentuk oleh Son untuk berinvestasi di perusahaan yang diprediksi bakal tumbuh cepat. Namun, kecemasan di pasar seham akibat suku bunga tinggi membuat investor hengkang dari saham perusahaan berisiko tinggi seperti perusahaan teknologi.

    Kerugian besar di SoftBank membuat Son terpaksa lengser.



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.