Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor GoTo Dibohongi Startup AS, Ketipu Angka Palsu
    Insight News

    Investor GoTo Dibohongi Startup AS, Ketipu Angka Palsu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2023Updated:7 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemegang saham GoTo, SoftBank Vision Fund, menggugat perusahaan media sosial IRL. IRL dituduh berbohong soal angka pengguna demi merayu investor memberikan pendanaan, termasuk SoftBank.

    Gugatan atas IRL dilayangkan oleh SoftBank Vision Fund di pengadilan federal San Francisco, Amerika Serikat. SoftBank menuduh IRL mengutak-atik data kinerja perusahaan termasuk menggelembungkan angka aktivitas pengguna.

    Lewat penggelembungan angka tersebut, menurut gugatan, IRL meraup jutaan dolar AS dari beberapa investor.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Media sosial IRL diluncurkan pada April 2021. Saat peluncurannya, IRL digaungkan sebagai salah satu aplikasi media sosial untuk Gen Z dengan pertumbuhan paling tinggi.

    SoftBank menyatakan, keputusan mereka berinvestasi di IRL adalah beban perusahaan yang rendah dan pengguna yang aktif sehingga mereka ada di posisi untuk meledak dan viral seperti Facebook dan Twitter. 

    Pada Mei 2021, sebulan setelah peluncuran, SoftBank menanamkan modal US$ 150 juta di IRL lewat Vision Fund. SoftBank membeli saham senilai US$ 125 juta dari perusahaan dan saham senilai US$ 25 juta dari pemegang saham terdahulu termasuk CEO IRL Abraham Shafi, Noah Shafi, dan Yassin Aniss. 

    SoftBank diberi tahu bahwa pengguna aktif IRL mencapai 12 juta. Namun, menurut gugatan, angka tersebut bohong. IRL memenuhi platform mereka dengan bots agar tampak ramai untuk “menipu investor.”

    Penipuan IRL mulai terkuat saat Komisi Perdagangan Saham AS (SEC) menyelidiki IRL pada akhir 2022. Pada April 2023, Abraham Shafi dipecat dan perusahaan dibubarkan pada Juni.

    Gugatan atas IRL membuat publik bertanya-tanya soal ketelitian SoftBank dalam memutuskan investasi di startup. Bahkan, SoftBank sempat menerima angka pengguna IRL dari pihak ketiga, yang jauh di bawah angka yang disajikan manajemen IRL. Perwakilan SoftBank dengan mudah menerima penjelasan Abraham Shafi bahwa angka pihak ketiga “jelas-jelas tidak akurat.”

    SoftBank telah beberapa kali terjebak karena mengucurkan modal besar ke startup bermasalah. Sebelumnya, perusahaan modal ventura yang dipimpin oleh Masayoshi Son tersebut, rugi habis-habisan akibat investasi mereka di perusahaan co-working WeWork dan bursa kripto FTX.

    Menurut CNBC International, SoftBank Vision Fund melaporkan kerugian US$ 32 miliar sepanjang tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2023.

    SoftBank Vision Fund adalah investor di Tokopedia. Setelah Tokopedia merger dengan Gojek, SoftBank menjadi salah satu pemegang saham GoTo. Selain itu, SoftBank Vision Fund 

    Beberapa perusahaan lain yang ada di portofolio Softbank Vision Fund dan beroperasi di Indonesia adalah Grab, e-Fishery, Funding Societies (Modalku), OYO, Carro, dan Advance Intelligences.



    Artikel Selanjutnya


    Investor Grab Rugi Rp 473 T, Salahkan GoTo & Startup China

    (dem)


    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.