Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Internet RI Kemurahan, Provider RI Racik Usulan ke Pemerintah
    Insight News

    Internet RI Kemurahan, Provider RI Racik Usulan ke Pemerintah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Maret 2023Updated:1 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perang tarif terjadi pada industri internet hingga saat ini. Hal tersebut membuat banyak anggota Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ingin adanya pembatasan tarif atas dan bawah harga internet.

    Usulan tersebut tertuang dalam Survei Internet Indonesia 2023. Sekitar 48,70% anggota mengusulkan adanya penentuan batas atas dan bawah harga internet di Indonesia.

    Menurut Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Zulfadly Syam, perang tarif tersebut berdampak bagi industri. Kejadian ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, tetapi sekarang ruang lingkupnya makin meluas ke daerah rural.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Perang tarif mulai dari kita mengenal internet sudah terjadi. Dengan lingkupnya kecil kalau Jakarta ya Jakarta saja. Kalau sekarang udah mulai ke daerah-daerah lain. Harus melihat fenomena ini sudah sampai di urban saja sekarang ke rural,” jelasnya ditemui Kamis malam di Jakarta, Kamis (30/3/2023).

    Dia menjelaskan sejauh ini masih dalam permintaan anggota APJII dan belum menetapkan langkah berikutnya. Namun pengurus memastikan akan menyampaikan usulan tersebut pada pemerintah.

    Pihak yang paling diuntungkan perang tarif adalah para konsumen. Namun di sisi penyedia jasa adalah terkait memberikan kualitas terbaik dengan perang harga yang terjadi.

    “Perang harga range setahun masih oke, kalau bulanan tiap bulan berganti, temen-temen punya semacam anekdot: bahwa yang turun adalah hujan dan bandwidth,” ungkap Zulfadly.

    Bahkan perang harga ini juga berdampak pada tumbangnya sejumlah penyedia jasa internet. Meski di saat bersamaan, banyak perusahaan baru yang bermunculan.

    “Jadi tetap yang mengurus ijin ISP banyak tapi yang tumbang juga banyak,” ungkap Zulfadly.


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.