Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Internet Mengalir di Indonesia Hampir 100%, Ini Kata Kominfo
    Insight News

    Internet Mengalir di Indonesia Hampir 100%, Ini Kata Kominfo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:3 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Hampir seluruh masyarakat di Indonesia sudah bisa internetan. Setidaknya sinyal broadband di Tanah Air hampir mencapai 100%.

    Dalam pemaparan yang disampaikan Direktur Pengembangan Pita Lebar Kementerian Kominfo, Marvels Parsaoran Situmorang, cakupan pemukiman dengan sinyal 4G mencapai 96,84%. Jumlah site yang memiliki 4G di Indonesia berjumlah 442.210 site.

    Sementara itu jaringan cakupan 3G mencapai 68,16%. Sedangkan 5G yang menjadi jaringan baru di Indonesia, mencakup 2,5% saja.

    Dalam paparan yang sama, jaringan 2G juga masih banyak di Indonesia. Cakupannya bahkan lebih tinggi dari 4G, yakni 98,59% dengan 151.161 site.

    “Kita masih punya PR di teknologi yang 4G. Kalau 2G mungkin sudah sampai ke seluruh desa 87 ribu. Tapi 4G kita masih punya PR 12 ribu lagi belum mendapatkannya,” kata Marvels, dalam acara Ngopi Bareng Kementerian Kominfo, Jumat (2/8/2024).

    Indonesia juga diketahui memiliki infrastruktur berbasis kabel. Untuk Fiber Optik Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKLL) sejauh 116.133 KM, khusus program Palaparing, dibagi menjadi Barat (2.119 KM), Tengah (3.101 KM), dan Timur (6.938 KM).

    Panjang Fiber Optik di darat masih sekitar 654.387 KM. Untuk yang ke pelanggan melalui ODP (Optical Distribution Point) 1,7 juta. Dari jumlah itu, cakupan terbesar berada di kabupaten/kota 95,33%.

    Sementara cakupan kecamatan 67,54%. Untuk cakupan kelurahan/desa lebih kecil lagi yakni 43,74%.

    “ODP baru hanya ada 1,7 juta bandingkan dengan jumlah penduduk kita, jumlah kecamatan, apalagi jumlah desa kita. Jadi saat ini belum semua desa masuk akses Fiber Optik,” jelas dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital

    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.