Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Instagram Mulai Ditinggal, Orang Ramai Pindah ke Aplikasi Penggantinya
    Insight News

    Instagram Mulai Ditinggal, Orang Ramai Pindah ke Aplikasi Penggantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juni 2024Updated:12 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Instagram mulai ditinggal banyak pengguna, khususnya para seniman. Mereka beralih ke sebuah platform yang baru berusia satu tahun bernama Cara.

    Meta diketahui melatih model kecerdasan buatannya (AI) dengan foto pengguna Instagram dan Facebook. Langkah ini membuat sejumlah seniman marah dan khawatir Emu, generator teks-ke-gambar milik Instagram, akan meniru hasil karya mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bulan lalu, Meta mengumumkan penggunaan tool tersebut. Chief Product Officer Meta, Chris Cox mengaku perusahaannya menggunakan konten pengguna untuk melatih Emu.

    Selain itu, pengguna Eropa juga mendapatkan pemberitahuan unggahan mereka digunakan untuk melatih AI. 

    Hal ini membuat Cara seakan mendapatkan durian runtuh. Business Insider melaporkan banyak seniman yang pindah ke Cara. Tech Crunch melaporkan jumlah penggunanya mencapai lebih dari 600 ribu orang pada minggu pertama bulan Juni.

    Berbeda dengan Meta, Cara memastikan tak ikut serta dalam industri AI. Platform itu mengklaim tak melatih model AI apapun dengan konten pengguna. Bahkan, Cara memiliki fitur untuk mencegah orang lain menggunakan AI dengan mencaplok konten orang lain.

    “Seniman memilih Cara karena kemarahan dan ketidaksetujuan dengan kebijakan AI [di Instagram],” kata seniman animasi asal Los Angeles Amerika Serikat (AS), Meridian Culpepper, dikutip dari Business Insider, Rabu (12/6/2024).

    Para seniman memilih platform seperti Cara untuk tujuan menjaga hak cipta karya mereka. Sejumlah seniman juga meminta pemerintah turun tangan terkait hal ini. Salah satunya dengan memberikan hak pengguna untuk tidak mengikutkan konten mereka pada pelatihan AI oleh platform.

    “Saya kecewa karena Singapura tidak punya kebijakan yang melarang Instagram dan Facebook mengolah gambar dan karya seni kami untuk AI mereka,” ujar mahasiswa animasi asal Singapura, Noah Smith.




    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.