Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Instagram-Facebook Tempat Jual Narkoba, Mark Zuckerberg Disemprot
    Insight News

    Instagram-Facebook Tempat Jual Narkoba, Mark Zuckerberg Disemprot

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2024Updated:16 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Wakil rakyat Amerika Serikat menyurati CEO Meta Mark Zuckerberg karena layanan iklan Instagram dan Facebook dipakai untuk menjual narkoba. Meta, perusahaan induk Instagram dan Facebook, dituding ikut meraup keuntungan dari penjualan obat terlarang di platformnya.

    Para anggota DPR mengutip artikel di The Wall Street Journal dan laporan dari LSM bernama Tech Transparency Project, yang menyatakan banyak iklan di Facebook dan Instagram mengarahkan penggunanya ke website lain yang menjual kokain, obat bius resep, dan narkoba jenis lain.

    Laporan WSJ dalam artikel tanggal 16 Maret 2024 menyatakan bahwa jaksa federal AS menyelidiki penggunaan platform milik Meta untuk menjual obat terlarang.

    Namun meskipun sudah disorot oleh penegak hukum, Meta masih menyiarkan iklan yang “memfasilitasi penjualan obat terlarang.”

    “Bukannya buru-buru menindaklanjutkan masalah ini dan menghapus konten ilegal, pada 31 Juli 2024 Meta diberitakan masih menyiarkan iklan di Facebook dan Instagram yang mengarahkan pengguna ke platform pasar online untuk obat terlarang,” tulis para anggota DPR di surat ke Zuckerberg seperti dikutip CNBC International.

    Surat untuk Mark Zuckerberg ditandatangani oleh 19 wakil rakyat AS. Mereka menyatakan iklan obat terlarang di Instagram dan Facebook “disetujui penayangannya dan dimonetisasi oleh Meta.” Iklan tersebut tidak disembunyikan di dark web atau dimasukkan di media sosial privat.

    Iklan obat terlarang di Facebook dan Instagram, lanjut isi surat tersebut, bisa dengan mudah ditemukan oleh media dan peneliti. Selain itu, mereka mencatat proses internal di Meta tidak bisa mengidentifikasi iklan meskipun isinya dengan jelas menawarkan obat terlarang.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Internet Layak Sapa Pendidikan di Penajam Paser Utara





    Next Article



    Algoritma Instagram Merusak Otak, Eropa Turun Tangan



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.