Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Obat Untuk Menyembuhkan Omicron, Ada Avigan
    Insight News

    Ini Obat Untuk Menyembuhkan Omicron, Ada Avigan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Februari 2022Updated:14 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada sederet obat yang bisa digunakan para pasien untuk menyembuhkan varian omicron. Salah satunya dengan menggunakan obat AviganĀ atau dikenal dengan nama favipiravir.

    Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan untuk pasien tanpa gejala atau OTG bisa mengonsumsi vitamin. Sementara dengan gejala ringan dapat mengakses aplikasi telemedisin dan konsultasi dengan dokter.

    Budi juga menambahkan jika pasien mengalami demam, bisa menyiapkan obat anti panas. “5 organisasi profesi [kedokteran] merekomendasikan dua obat untuk mereka gejala ringan, yaitu avigan (favipiravir) dan molnupiravir,” jelas Budi.

    Dia menjelaskan obat-obat tersebut telah tersedia di Indonesia. Obat dapat dibeli di apotik, namun harus menggunakan resep dokter.

    “Kita sudah siapkan obat ini sekitar 20 juta dosis. Bisa dibeli di apotik dengan resep dokter, tidak bisa dibeli sendiri,” kata Budi.

    Puncak kasus varian omicron di Indonesia diprediksi terjadi pada akhir Februari mendatang. Budi juga menganjurkan bagi pasien OTG atau gejala ringan dengan saturasi oksigen 94%-95% untuk melakukan isolasi mandiri.

    Budi mengatakan omicron punya tingkat penularan yang tinggi. Ini dapat membuat tekanan yang sangat tinggi pada sistem rumah sakit.

    Jadi rumah sakit akan diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami gejala sedang, berat, komorbid atau memiliki penyakit penyerta, dan belum divaksinasi.

    “Kesembuhan kasus omicron lebih tinggi dari delta. Kami mengimbau kalau OTG tidak usah ke rumah sakit, di rumah saja. Gejala ringan dengan saturasi di atas 95%, mengalami batuk, demam, di rumah saja,”ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.