Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ini Negara ASEAN yang Paling Dukung Pernikahan Sesama Jenis
    Inspiring You

    Ini Negara ASEAN yang Paling Dukung Pernikahan Sesama Jenis

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 September 2023Updated:14 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pew Research Center baru-baru ini merilis laporan berjudul ‘Buddhism, Islam, and Religious Pluralism in South and Southeast Asia.’ Laporan itu salah satunya mengungkap penerimaan penduduk Asia Tenggara (ASEAN) terhadap pernikahan sesama jenis. 

    Dari semua negara yang disurvey, ternyata masyarakat Thailand yang paling mendukung pelegalan pernikahan sesama jenis. Ada 60% penduduk Thailand yang mendukung diperbolehkannya kaum gay dan lesbian untuk menikah secara sah, kemudian diikuti Kamboja (57%), dan Singapura (45%).

    Sementara itu, negara ASEAN yang paling menentang pernikahan sesama jenis adalah Indonesia. Hanya ada 4% penduduk Indonesia yang mendukung diperbolehkannya kaum gay dan lesbian untuk menikah secara sah, kemudian diikuti Malaysia (17%).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kurang dari seperempat umat Islam di semua negara yang disurvey mendukung pernikahan sesama jenis yang sah, termasuk hanya 4% di Indonesia. Dukungan untuk mengizinkan pasangan gay dan lesbian untuk menikah lebih umum di kalangan umat Kristen, namun jumlahnya tidak lebih dari 35% di negara mana pun yang diteliti,” tulis laporan yang dirilis pada 12 September 2023 tersebut. 

    Pew Research Center melakukan survei acak tersebut berbasis probabilitas terhadap 13.122 orang dewasa (berusia 18 tahun ke atas) di enam negara Asia Selatan dan Tenggara: Kamboja, Indonesia, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, dan Thailand.

    Di Malaysia dan Singapura, wawancara dilakukan melalui wawancara telepon dengan bantuan komputer (CATI) dengan menggunakan telepon seluler. Di Kamboja, Indonesia, Sri Lanka dan Thailand, wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan perangkat tablet, yang juga dikenal sebagai wawancara pribadi dengan bantuan komputer (CAPI). Semua survei dilakukan mulai 1 Juni hingga 4 September 2022.



    Artikel Selanjutnya


    Good News: RI Lolos ke Perempat Final Sudirman Cup 2023

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.