Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Monster Raksasa yang Paling Diburu di Dunia
    Insight News

    Ini Monster Raksasa yang Paling Diburu di Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Agustus 2023Updated:27 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nessie menjadi monster paling diburu di dunia saat ini. Pemburuan besar-besaran diketahui terjadi di Loch Ness, Dataran Tinggi Skotlandia pada 26 Agustus 2023 waktu setempat.

    Semua orang bergerak mencari makhluk mitologis itu. Mulai dari peneliti, banyak orang lainnya, hingga drone dengan pemindai termal serta kamera inframerah dan hidrofon bawah air dikerahkan dalam pencarian tersebut.

    Salah satu yang ikut pencarian adalah Tatiana Yeboah (21). Dia menjelaskan jika pencarian Ness merupakan impiannya sejak lama.

    “Bisa jadi hanya mitos, bisa nyata. Saya yakin ini merupakan sesuatu yang ada di tengah keduanya,” kata turis asal Perancis itu, dikutip dari Channel News Asia, Minggu (27/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kisah monster air itu muncul dari zaman kuno. Ukiran batu menggambarkan sosok binatang misterius yang memiliki sirip.

    Berdasarkan biografi biarawan Irlandia, Saint Columba, makhluk itu tercatat berasal dari tahun 556 M. Hewan itu disebut mau menyerangnya setelah sebelumnya melakukan hal serupa pada seorang perenang.

    Catatan keberadaan Monster Loch Ness itu muncul kembali pada Mei 1933. Surat kabar lokal Inverness Courier mengatakan sepasang suami istri yang tengah berkendara di sepanjang danau melihat adanya pergolakan luar biasa di dalam air.

    Hingga kini, The Loch Ness Center di Drumnadrochit melaporkan setidaknya ada 1.100 laporan penampakan Nessie.

    Selama beberapa tahun juga, banyak orang yang mencoba mencari hewan itu. Beberapa pihak mencoba menebak spesies, misalnya kemungkinan reptil laut prasejarah seperti plesiosaurus.

    Salah satu pencarian terbesar dilakukan Biro Investigasi Loch Ness namun tidak ada hasilnya pada tahun 1972. Berikutnya, 15 tahun kemudian, operasi Deepscan melakukan pencarian dengan sonar dan mengklaim menemukan obyek yak dikenal berukuran dan kekuatan tidak biasa.

    Sementara itu survei DNA dilakukan di Loch Ness pada 2018 lalu. Tujuannya adalah mengetahui organisme yang hidup dalam perairan terebut, namun kabarnya tak ada tanda plesiosaurus atau hewan besar lainnya.

    (haa/haa)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.