Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Kata NASA Soal Heboh Matahari Terbit dari Barat
    Insight News

    Ini Kata NASA Soal Heboh Matahari Terbit dari Barat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Juli 2022Updated:18 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) menepis isu kiamat yang mengaitkannya dengan kemungkinan Matahari terbit dari barat.

    Hal ini terkait dengan unggahan yang sempat ramai di sosial media beberapa waktu lalu. Sebuah postingan berbahasa Thailand yang viral di Facebook mengungkap aktivitas tak biasa Matahari, yakni terbit dari barat dan membuat mendekati kiamat.

    “Bumi akan berputar ke arah sebaliknya yang menyebabkan matahari muncul dari sisi barat. Periset meyakini bahwa kita bergerak menuju pembalikan medan magnet yang akan menjadi akhir umat manusia dan mendekati kiamat,” tulis postingan di Facebook tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, NASA membantah unggahan tersebut. Associate Administrator for Communications NASA, Bettina Inclan, mengatakan pihaknya dan organisasi lain tak pernah memprediksi hal itu.

    “Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi matahari akan terbit dari barat,” ungkap Inclan.

    Inclan menjelaskan fenomena pembalikan magnet memang pernah terjadi. Sejumlah ilmuwan juga mempelajari terkait hal tersebut.

    Namun, dia mengatakan pembalikan magnet itu tidak membuat berputar ke arah sebaliknya, apalagi mengubah arah matahari terbit.

    “Adapun pembalikan medan magnet memang fenomena nyata yang telah terjadi beberapa kali di masa silam dan ilmuwan di seluruh dunia mempelajarinya, namun pernyataan jika hal ini membuat Bumi berputar ke arah sebaliknya yang menjadikan matahari terbit dari barat adalah salah,” kata Inclan.

    Sebagai informasi saja, salah satu planet di Tata Surya sebenarnya mengalami matahari terbit dari barat. Ini terjadi di Venus, karena planet itu berputar ke yang berlawanan dengan Bumi.

    Rotasi planet dan lama waktu mengelilingi matahari Venus juga cukup panjang. Venus melakukannya masing-masing 243 hari dan 225 hari. Dengan waktu tersebut, matahari hanya muncul dua kali dalam setahun. Matahari terbit setiap 117 hari Bumi di Venus.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Tanda Kiamat, Ini Kata NASA Soal Matahari Terbit dari Barat

    (dem)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.