Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Drone Turki yang Dipakai Ukraina Serang Pasukan Rusia
    Insight News

    Ini Drone Turki yang Dipakai Ukraina Serang Pasukan Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Maret 2022Updated:11 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam video yang beredar di Twitter pekan lalu, sebuah drone terlihat menghancurkan konvoy Rusia. Drone tersebut adalah Bayraktar TB2 yang merupakan sejenis pesawat tak berawak Turki.

    Army Technology menjelaskan drone tersebut memiliki panjang 6,5m. Saat take-off, Bayraktar memiliki berat maksimum hingga 650 kg dan kecepatan 70kt dengan jarak 150km.

    Desain Bayraktar TB2 menampilkan monocoque yang mengintegrasikan struktur v-tail terbaik. Badan pesawat tersebut berasal dari serat karbon, kevlar, dan komposit hibrida. Untuk segmen sambungannya merupakan bagian dari computer numerical control (CNC).

    Setiap sistem drone terdiri dari enam kendaraan udara, dua ground control stations (GCS), tiga ground data terminals (GDT), dua remote video terminals (RVTs) dan peralatan pendukung tanah.

    Bayraktar dirancang untuk mengintai dan melakukan pengawasan jarak pendek. Pesawat juga dilengkapi dengan sistem triple redundant avionik.

    Sebuah suite avionik onboard terdiri dari microcontroler, kontrol mesin, kontrol daya motor servo, pemrosesan sinyal mesin dan unit penerima GPS>

    Selain itu ada sensor statis Pitot, laser antimeter dan modul sensor alpha beta. Terdapat juga sensor kecepatan, suhu dan tingkat bahan bakar.

    Pada hari Selasa, militer Ukraina mengatakan drone Bayraktar telah menghancurkan satu tank dan dua sistem rudal surface-to-air. Dalam video tersebut terlihat drone ditampilkan meledakkan konvoi bahan bakar Rusia dan sekelompok truk pasokan, dikutip dari Time, Jumat (11/3/2022).

    Drone ini memiliki kapasitas membawa muatan 150 kg. Bayraktar dapat digunakan beroperasi siang dan malam hari.

    Pada muatan standar dapat mencakup modul kamera elektro-optik (EO), modul kamera inframerah (IR), penunjuk laser, pencari jangkauan laser (LRF) dan penunjuk laser.

    Drone tersebut berkontribusi awalnya untuk keberhasilan memperlambat kemajuan Rusia. Analis militer AS dan Eropa menambahkan senjata itu juga mengungkap kelemahan tidak terduga di pihak tentara Rusia.

    “Rekaman yang dirilis oleh militer Ukraina menunjukkan cacat serius pada penutup pertahanan udara Rusia, yang merupakan kejutan bagi banyak pengamat,” jelas analis militer dan kedirgantaraan Turki, Arda Mevlutoglu. “Rekaman itu juga sangat berguna untuk PR dan perang psikologis.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.