Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Induk Shopee Dikabarkan PHK Karyawan, Ini yang Terdampak
    Insight News

    Induk Shopee Dikabarkan PHK Karyawan, Ini yang Terdampak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 September 2022Updated:3 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan game dan induk Shopee, Sea, mengerem platform gamenya dan menutup proyek di unit pengembangan setelah melaporkan kerugian kuartalan hampir US$1 miliar (sekitar Rp 14,9 triliun).

    Karyawan juga diberi tahu bahwa perusahaan akan melakukan PHK terhadap staf di bisnis live streaming game dan bagian pengembangannya, kata sumber dikutip dari Reuters, Jumat (2/9/2022).

    Staf di Booyah!, live streaming game dan aplikasi komunitas yang merupakan bagian dari unit game Sea Garena, diberitahu bahwa mereka akan dirumahkan dan aplikasi tersebut tidak akan diperbarui lagi. PHK ini berarti akan berdampak kepada sekitar 30-40 orang dalam perusahaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, Sea Labs, cabang pengembangan konglomerat teknologi, menutup beberapa proyek eksperimental terbesarnya dan memotong staf, termasuk proyek blockchain dan cloud publik.

    Orang ketiga yang mengetahui masalah ini mengkonfirmasi bahwa perusahaan asal Singapura itu telah menutup beberapa proyek besar dan melepaskan “puluhan orang”, dengan mengatakan itu terkait dengan rencana Sea untuk meningkatkan profitabilitas.

    Seorang juru bicara Sea mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan telah “membuat beberapa perubahan untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi perusahaan yang berdampak pada sejumlah peran. Sea akan fokus pada kekuatan jangka panjang dari ekositem yang mereka miliki.

    Juru bicara itu menolak untuk mengatakan berapa banyak pekerjaan yang terpengaruh.

    Setelah reli dalam keberuntungannya selama pandemi, Sea telah mengalami kemunduran yang telah menyebabkan penurunan lebih dari 72% pada harga sahamnya sepanjang tahun ini. Pada bulan Maret, Sea memperingatkan bahwa Garena mendapat pukulan dari larangan pemerintah di India.

    Pada bulan Juni, Sea memangkas pekerjaan di seluruh divisi e-commerce Shopee, menurut laporan media, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di operasi Meksiko dan Amerika Latin.

    Perusahaan teknologi yang terdaftar di New York bulan lalu membukukan kerugian yang lebih luas dari perkiraan untuk kuartal kedua dan menarik perkiraan e-commerce untuk tahun ini, membuat sahamnya anjlok 14%.


    Artikel Selanjutnya


    Bos Induk Shopee ‘Kehilangan’ Harta Rp 250 Triliun, Ada Apa?

    (roy/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.