Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Indosat Disebut Mau Jual Saham Fiber Optik Rp 15,6 Triliun
    Insight News

    Indosat Disebut Mau Jual Saham Fiber Optik Rp 15,6 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2024Updated:9 Maret 2024Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison disebut telah memulai proses penjualan minoritas saham di bisnis fiber optik perusahaan. Penjualan saham tersebut diperkirakan bernilai lebih dari US$ 1 miliar (Rp 15,6 triliun).

    Laporan Reuters berdasarkan informasi dari narasumber yang mengetahui proses penjualan saham, menyatakan Indosat menerima penawaran dari investor finansial dan infrastruktur global serta perusahaan strategis. Mereka ingin bermitra dengan Indosat untuk mengembangkan bisnis kabel fiber optik perusahaan.

    Indosat belum memutuskan porsi saham yang akan dilepas dan bisa saja membatalkan penjualan sesuai dengan kondisi pasar. Reuters menyatakan Indosat telah menunjuk Citigroup untuk menangani proses penjualan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepada Reuters, Indosat menolak memberikan komentar. Manajemen Indosat menyatakan aksi korporasi akan dipublikasikan ke otoritas bursa sesuai dengan regulasi yang berlaku.

    Kabar penjualan minoritas saham di bisnis fiber optik Indosat muncul di tengah ketertarikan investor global atas aset infrastruktur digital di Asia Tenggara. Sebelumnya, Reuters juga melaporkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) berencana melepas sebagian sahamnya di bisnis data center, pada paruh kedua 2024.

    Pada September, perusahaan investasi global KKR & Co, mengakuisisi 20 persen saham bisnis data center Singapore Telecommunications senilai US$ 825,39 juta.

    Indosat adalah operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Pada 2022, Indosat yang ketika itu mayoritas sahamnya dikuasai oleh Ooredoo asal Qatar melakukan merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia milik konglomerasi Hong Kong, Hutchison Holdings.



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.