Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Indonesia Juara 1 Telan Mikroplastik, Apa Dampaknya ke Tubuh?
    Inspiring You

    Indonesia Juara 1 Telan Mikroplastik, Apa Dampaknya ke Tubuh?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Warga Indonesia mencatatkan ‘prestasi’ yang mengkhawatirkan dalam hal kesehatan dan lingkungan hidup. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa dari total 109 negara di dunia, Indonesia adalah negara yang masyarakatnya paling banyak mengonsumsi mikroplastik atau potongan plastik super kecil yang mencemari lingkungan.

    Studi yang dipublikasikan Environmental Science & Technology tersebut mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik per bulan. Jumlah konsumsi tersebut sebagian besar bersumber dari air, seperti makanan laut.

    Menurut para ahli, jumlah tersebut meningkat sebesar 59 kali lipat selama 1990 hingga 2018. Tak hanya itu, tingkat konsumsi mikroplastik masyarakat Indonesia bahkan mengalahkan Amerika Serikat (AS) yang “hanya” sekitar 2,4 gram per bulan.

    “[Jumlah di Indonesia] lebih banyak dibandingkan negara lain dengan sebagian besar partikel plastik berasal dari sumber air seperti makanan laut. Jumlah tersebut merupakan peningkatan konsumsi mikroplastik harian sebesar 59 kali lipat dari 1990 hingga 2018,” tulis laporan studi tersebut.

    Dampak konsumsi mikroplastik terhadap kesehatan

    Clinical & Scientific Lead AsaRen, Dr. Meryl “Mimi” Kallman, MD menjelaskan, mikroplastik yang terkandung di dalam makanan terbukti menimbulkan potensi risiko kesehatan, salah satunya adalah inflamasi atau peradangan.

    “Konsumsi mikroplastik dari makanan memang membawa potensi risiko kesehatan. Beberapa penelitian itu menunjukkan hubungan [mikroplastik] dengan inflamasi atau peradangan dan potensi toksisitas,” ujar Dr. Mimi kepada CNBC Indonesia.

    Berdasarkan sejumlah penelitian, Dr. Mimi mengungkapkan ada sejumlah kasus yang menemukan mikroplastik di darah manusia. Akibatnya, potensi terjadinya inflamasi bisa muncul.

    “Mikroplastik bisa ditemukan di dalam darah dan menyebabkan inflamasi,” ujar Dr. Mimi.

    Namun, ia menyebutkan bahwa efek jangka panjang mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Sebab, fenomena mikroplastik yang terkandung di dalam makanan adalah hal baru yang masih diteliti.

    Seiring dengan pernyataan Dr. Mimi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa hingga saat ini studi terkait dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia masih sedikit dan belum terlalu kuat. Namun, sejumlah jenis plastik, seperti polistiren terbukti mampu membunuh sel manusia, menyebabkan radang usus, dan mengurangi kesuburan pada tikus.

    Sementara itu, penelitian dengan metode baru menemukan bahwa rata-rata ada 240.000 partikel plastik super kecil, berupa nanoplastik dan mikroplastik, dalam kemasan botol. Tak hanya itu, penelitian lain juga menemukan kandungan mikroplastik pada sayuran akar, seperti lobak dan wortel mengandung mikroplastik dan nanoplastik.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Banjir Kosmetik Impor di Indonesia, Gara-Gara Regulasi?





    Next Article



    Studi: Indonesia Paling Banyak Konsumsi Mikroplastik di Dunia



    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.