Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ilmuwan Temukan Fosil Berlapis Emas, Usianya 450 juta Tahun
    Insight News

    Ilmuwan Temukan Fosil Berlapis Emas, Usianya 450 juta Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 November 2024Updated:2 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Peneliti telah menemukan fosil berusia 450 tahun yang terbungkus dalam mineral yang dikenal sebagai emas palsu.

    Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Associate Professor Luke Parry, Departemen Ilmu Bumi, Universitas Oxford, telah mengungkap fosil artropoda, kelompok laba-laba, kelabang, dan serangga, dari Periode Ordovisium.

    Spesimen tersebut diawetkan oleh pirit (emas palsu), sehingga memberikan tampilan seperti bongkahan emas yang indah.

    “Selain memiliki warna emas yang indah dan mencolok, fosil-fosil ini terawetkan dengan sangat baik. Fosil-fosil ini tampak seolah-olah bisa bangkit dan melarikan diri,” ujar Parry dikutip dari laman resmi Universitas Oxford, Sabtu (2/11/2024).

    Fosil tersebut ditemukan di sebuah situs di New York, AS, yang berisi “Beecher’s Trilobite Bed”, sebuah lapisan batu yang mengandung banyak trilobita dengan pengawetan.

    Selain trilobita, banyak jenis organisme lain yang juga jarang ditemukan di situs ini, mangkanya penemuan ini bisa dibilang cukup langka.

    Fosil yang diberi nama Lomankus edgecombei itu diambil dari nama ahli artropoda Greg Edgecombe dari Museum Sejarah Alam London.

    Mereka termasuk dalam kelompok yang disebut megacheiran, kelompok ikonik artropoda fosil dengan kaki besar yang dimodifikasi di bagian depan tubuh guna menangkap mangsa.

    Megacheiran seperti Lomankus sangat beragam selama Periode Kambrium (538-485 juta tahun lalu) tetapi diperkirakan sebagian besar telah punah pada Periode Ordovisium (485-443 juta tahun lalu), saat fosil baru ini diawetkan.

    Hewan yang diawetkan di Beecher’s Trilobite Bed hidup di lingkungan yang tidak bersahabat dengan oksigen rendah yang memungkinkan pirit, yang umumnya dikenal sebagai emas palsu, menggantikan bagian-bagian tubuh mereka setelah terkubur dalam sedimen. Yang akhirnya dapat menghasilkan fosil 3D berwarna emas.

    Pirit adalah mineral yang sangat padat, sehingga fosil dari lapisan ini dapat dipindai untuk mengungkap detail tersembunyi dari anatomi mereka.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ini Dia, Rapor Kinerja Apple, Amazon, & Intel


    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.