Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ilmuwan Amerika Ungkap Alasan Gempa Maroko Begitu Mematikan
    Insight News

    Ilmuwan Amerika Ungkap Alasan Gempa Maroko Begitu Mematikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 September 2023Updated:18 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Maroko diguncang gempa berkekuatan 6,8 magnitudo pada Jumat (8/9/2023) lalu. Sekitar 2.901 orang meninggal dalam rangkaian gempa yang terjadi di kawasan tersebut.

    Sejumlah ilmuwan buka suara soal bencana tersebut. Salah satunya adalah ilmuwan gempa dari Cornell University, Judith Hubbard menjelaskan bagian Afrika Utara memang aktif secara seismik. Namun sebenarnya gempa berkekuatan besar jarang terjadi.

    “Gempa ini lebih besar dari yang pernah tercatat di kawasan ini,” jelasnya dikutip dari National Geographic, Rabu (13/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski begitu, Hubbard mengatakan belum mengetahui seberapa mematikan gempa itu. “Kami masih belum tahu secara pasti seberapa mematikan gempa itu, khususnya untuk masyarakat yang tinggal di daerah terpencil,” kata dia.

    Kerusakan dan banyaknya kematian yang disebabkan oleh gempa terjadi karena banyak faktor. Misalnya bencana yang terjadi di malam hari, membuat banyak orang tidak bisa menyelamatkan dirinya.

    Ahli geologi gempa dan komunikator sains, Wendy Bohon menyinggung pula soal ketahanan bangunan di daerah itu saat terjadi gempa. Kesimpulannya bukan gempa yang membunuh manusia, melainkan bangunan yang ada di sekitarnya.

    “Ini merupakan satu lagi pengingat yang menghancurkan jika gempa bumi tidak membunuh manusia, melainkan bangunan,” ungkap Bohon.

    Lokasi gempa Jumat lalu menjadi pertanyaan lain. Yakni berada di bagian selatan, jauh dari area utara tempat sebagian besar gempa terkait.

    “Sebagian besar gempa di Maroko terkait dengan pergerakan perbatasan antara lempeng Afrika dan Eurasia. Tingkat bahaya seismik tertinggi diperkirakan terjadi pada bagian utara negara tersebut,” kata Ahli seismologi dan profesor emeritus dari California State Polytechnic University Pomona, Jascha Polet.


    Artikel Selanjutnya


    Fenomena Ular Raksasa Tertangkap Melilit Permukaan Matahari

    (dem)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.