Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Huawei Siapkan Chip Baru, Joe Biden Ketar-Ketir
    Insight News

    Huawei Siapkan Chip Baru, Joe Biden Ketar-Ketir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Desember 2023Updated:8 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei bersiap meluncurkan chip baru produksi mereka sendiri dengan bantuan Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC). 

    SMIC adalah produsen semikonduktor yang membuat chipset Huawei Kirin. Baru-baru ini, mereka mencuri perhatian dengan meluncurkan Kirin 9000S dengan kemampuan 5G.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan terbaru dari The Elec, SMIC sedang menyiapkan chipset Huawei Kirin lebih canggih lagi dengan arsitektur 5nm. Yang menarik, SMIC memanfaatkan teknologi deep ultraviolet (DUV) untuk chip tersebut. Sebagai perbandingan, produsen chip lain membuatnya dengan teknologi fabrikasi ultraviolet ekstrim (EUV).

    Menurut seorang pejabat industri, SMIC sedang mempersiapkan chip 5nm melalui DUV, dan penggunaan photomask diperkirakan akan makin meningkat, demikian dikutip dari Gizchina, Jumat (8/12/2023).

    Kemajuan SMIC dalam membuat chipset canggih untuk Huawei terjadi karena sanksi ekonomi berupa pembatasan yang dikenakan oleh pemerintah Amerika.

    Karena sanksi tersebut, SMIC dan Huawei terjebak pada teknologi 7nm untuk sementara waktu. Faktanya, smartphone Huawei tidak memiliki dukungan 5G selama sekitar 4 tahun.

    Namun, SMIC dan Huawei memamerkan kemampuan mereka dengan meluncurkan Kirin 9000S pada bulan September tahun ini. Dan kini, produsen chip tersebut sedang bergerak menuju chipset 5nm.

    Jika produsen chip lain memanfaatkan EUV untuk fabrikasi chipset tingkat lanjut, SMIC tidak memiliki kebebasan itu. Sebab sanksi AS melarang Huawei memperoleh mesin EUV.

    Untuk sirkuit prosesor, produsen perlu menggunakan litografi. Di sini, EUV dan DUV mengacu pada jenis lampu. DUV memiliki panjang gelombang yang jauh lebih tinggi dibandingkan EUV. Dan proses itulah yang digunakan SMIC untuk memproduksi chipset Huawei Kirin 5nm.

    Secara spesifik, DUV memiliki panjang gelombang 248 dan 193 nm. Di sisi lain, EUV memiliki panjang gelombang hanya 13,5 nm. Inilah perbedaan besar yang membuat EUV jauh lebih baik dibandingkan DUV. Oleh karena itu, lebih mudah menggunakan EUV untuk pembuatan chipset canggih.

    Huawei telah mengandalkan SMIC selama beberapa tahun terakhir. Meskipun memiliki keterbatasan, kedua perusahaan membuat industri terkesan dengan kemampuan mereka.

    Namun meski begitu, mereka akan kesulitan mengalahkan kompetitor seperti TSMC dan Samsung. Para pesaing Huawei itu menggunakan proses manufaktur terbaru untuk produksi chipset mereka.

    Kini, meskipun chipset Huawei Kirin 5nm akan dibanderol dengan harga yang lumayan mahal, SMIC tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut.

    Sekedar informasi, SMIC sebagian dimiliki oleh pemerintah China. Dan baru-baru ini, pemerintah menggelontorkan banyak dana untuk membantu manufaktur tersebut menciptakan teknologi inovatif. Hal ini akan memudahkan produsen chip mencapai tujuannya.


    Artikel Selanjutnya


    Huawei Siapkan HP Lipat Murah, Samsung-Oppo Patut Waswas

    (fab/fab)


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.