Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Huawei Balas Dendam, Makin Ganas Tendang iPhone di China
    Insight News

    Huawei Balas Dendam, Makin Ganas Tendang iPhone di China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Mei 2024Updated:16 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei membuka sejumlah toko baru di beberapa wilayah di China. Uniknya, toko tersebut tak jauh dari toko Apple.

    Toko Huawei di Shanghai berada di seberang toko milik Apple. Bangunan tiga lantai itu terletak di distrik perbelanjaan paling sibuk. Banyak kedai kopi dan gym yang ada di area itu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Huawei memiliki 11 toko sejak dibuka pertama kali pada 2019, berbanding dengan 47 toko Apple yang ada di negara tersebut. Jumlah toko Huawei diperkirakan akan terus bertambah dalam rangka merebut pasar premium di China.

    “Saya pikir mereka akan membuka lebih dari 20 (toko). Berikutnya akan mengejar Apple,” kata Direktur Asosiasi Counterpoint, Ethan Qi, dikutip dari Reuters, Kamis (16/5/2024).

    Sanksi yang diberikan Amerika Serikat (AS) beberapa tahun lalu memaksa Huawei menutup toko berlisensi pada 2021. Namun akhirnya perusahaan merekrut banyak dealer dalam beberapa bulan terakhir.

    “Sekarang Huawei mencatat penjualan HP yang tinggi. Sebab, margin keuntungan yang diberikan distributor cukup besar karena mereka mau membeli perangkat Huawei lagi. Sebelumnya, banyak yang tidak bisa mendapatkan stok dan perangkat 4G tidak laku,” kata Ethan Qi.

    Laporan dua sumber mengungkapkan Huawei juga melakukan tawar-menawar dengan banyak distributor. Bahkan perusahaan meminta menjadikan Huawei sebagai mitra eksklusifnya.

    Sejak Januari hingga Oktober 2023 tercatat 5.200 toko mengantongi izin menjual produk Huawei. Setengah dari jumlah tersebut tersedia di kota lapis ketiga dan keempat untuk memperluas jangkauan distribusi produknya.

    Ini bisa jadi ancaman bagi Apple, yang penjualannya mengalami penurunan sejak tahun lalu. Penjualan iPhone di China anjlok 19% secara tahun-ke-tahun (yoy) pada kuartal pertama (Q1) 2024, menurut laporan firma riset Counterpoint.

    Sebelumnya, laporan firma IDC melaporkan penjualan global iPhone juga merosot 9,6% yoy pada Q1 2024.

    Reuters melaporkan Apple terpuruk gara-gara menghadapi persaingan dengan Huawei yang bangkit sejak tahun lalu usai meluncurkan seri Mate 60.

    Pangsa pasar Apple di China anjlok menjadi 15,7% di Q1 2024 dari yang sebelumnya 19,7%. Hal itu menyebabkan Apple berhadapan dengan Huawei yang penjualannya naik 70% secara yoy.



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.