Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP Misterius Huawei Dihina, AS Sebut Teknologi China Jelek
    Insight News

    HP Misterius Huawei Dihina, AS Sebut Teknologi China Jelek

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 April 2024Updated:23 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei sempat bikin geger industri teknologi dan pemerintah Amerika Serikat (AS) saat meluncurkan seri Mate 60 Pro. Pasalnya, HP premium tersebut sudah mendukung jaringan 5G.

    Padahal, AS telah memasukkan Huawei ke daftar hitam, sehingga tidak bisa mengakses chip canggih buatan AS untuk mengembangkan HP dengan jaringan 5G.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, ternyata Huawei berhasil mengembangkan chip dukungan 5G secara mandiri dengan bantuan vendor China. Alhasil, Huawei mampu menggenjot penjualan di pasar premium dan membuat iPhone 15 tak laku.

    Menteri Perdagangan AS, Gina Raimondo, dalam pernyataan barunya mengatakan chip yang digunakan pada Huawei Mate 60 Pro tak secanggih buatan China.

    Ia mengatakan kebijakan pemblokiran dari AS berhasil, sebab nyatanya Huawei Mate 60 Pro tak menggunakan chip spektakuler.

    “Kontrol ekspor kami bekerja dengan baik. Sebab, chip [pada Huawei Mate 60 Pro] tak bagus. Chip itu sudah tertinggal jauh di belakang dari apa yang dibuat AS saat ini,” kata dia, dikutip dari CNBC International, Senin (22/4/2024).

    “Kami memiliki semikondukter terbaik di dunia. China tak memilikinya,” ujarnya.

    Washington makin gencar melakukan pembatasan ekspor teknologi chip canggih dan alat pembuat chip canggih ke Beijing. Hal ini menyusul kekhawatiran bahwa China bisa memanfaatkan teknologi chip canggih untuk kebutuhan militernya.

    Huawei sendiri sudah masuk daftar hitam AS sejak 2019 lalu. Sejak saat itu, Huawei tak bisa lagi menggunakan teknologi buatan AS, termasuk sistem operasi Android buatan Google.

    Namun, penyuplai Huawei, termasuk Intel, telah memegang lisensi untuk terus menjual teknologinya ke raksasa teknologi tersebut.



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.