Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP China Tak Terkenal Laku Keras, iPhone Makin Tenggelam
    Insight News

    HP China Tak Terkenal Laku Keras, iPhone Makin Tenggelam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 April 2024Updated:16 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pabrikan HP China makin perkasa sepanjang Q1 2024. Menurut laporan firma riset IDC, Xiaomi dan Transsion mencatat pertumbuhan yang signifikan pada awal tahun ini.

    Transsion yang merupakan induk dari Infinix, Tecno, dan Itel, menjadi pabrikan HP dengan pertumbuhan terbesar yakni 84,9% secara tahun-ke-tahun (yoy).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Transsion konsisten berada di jejeran ‘Top 5’ dengan pertumbuhan agresif di pasar global,” kata Research Director IDC, Nabila Popal, dikutip dari situs resminya, Selasa (16/4/2024).

    Performa bisnis Transsion mampu head-to-head dengan pemain lama yang namanya sudah jauh lebih dikenal seperti Samsung, Apple, Xiaomi, dan Oppo. Bahkan, Transsion berhasil menggantikan posisi Vivo yang biasanya turut ‘mejeng’ di jejeran Top 5.

    Secara keseluruhan pasar HP di dunia akhirnya tumbuh 7,8% yoy setelah 2 tahun merana. Sebanyak 289,4 juta unit ponsel dikapalkan pada Q1 2024.

    IDC mengatakan industri belum benar-benar pulih dari keterpuruan. Pasalnya, tantangan makroekonomi masih menghantui banyak negara. Namun, pertumbuhan pasar HP memperlihatkan kembalinya minat masyarakat untuk membeli perangkat mobile.

    Selama periode awal 2024, Samsung berhasil merajai posisi Top 5 dengan pangsa pasar 20,8%. Pabrikan Korea Selatan itu mengapalkan 60,1%. Meski berhasil menggeser posisi Apple, namun pertumbuhannya masih minus 0,7% yoy.

    Apple yang menghadapi berbagai tantangan, utamanya di China, mengalami penurunan signifikan sebesar 9,6% yoy dan tersungkur ke posisi kedua. Raksasa AS itu menjual 50,1 juta iPhone atau turun dari tahun sebelumnya 55,4 juta.



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.