Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP China Ga Laku, Jualan Xiaomi-Oppo-Vivo Anjlok Parah
    Insight News

    HP China Ga Laku, Jualan Xiaomi-Oppo-Vivo Anjlok Parah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2023Updated:8 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pasar smartphone China masih mengalami penurunan cukup signifikan. Berdasarkan laporan firma riset Counterpoint, pasar negara tersebut anjlok hingga 4% secara year-to-year pada Q2-2023.

    Performa bisnis sejumlah vendor kompak menurun selama periode tersebut. Capaian buruk ini mengikuti kuartal sebelumnya. Pada Q1-2023, pasar China ambles 5% secara year-to-year (YoY).

    Laporan Market Pulse Service Conterpoint juga mengatakan capaian Q2-2023 merupakan yang terendah sejak 2014. Kuartal ini, pasar smartphone China harus mengalami tantangan makro yang berdampak buruk pada sentimen konsumen dalam negeri.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Festival e-commerce 618 (1-18 Juni) nyatanya juga tidak bisa menyelamatkan nasib buruk pasar smartphone China. Sebenarnya acara tersebut menghasilkan pertumbuhan 25% per bulan, namun mengalami penurunan 8% dari tahun sebelumnya dan mengakibatkan penurunan 6% YoY selama bulan Juni.

    Dalam periode yang sama, Xiaomi, Oppo, dan Vivo juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Xiaomi menurun 9%, Honor sebanyak 21%, Oppo 8% dan Vivo ambles 14%.

    Counterpoint menjelaskan penurunan pada Xiaomi dan Honor terjadi karena adanya peningkatan persaingan. “Honor dan Xiaomi melihat pangsa pasar mereka turun pada Q2 2023 karena meningkatnya persaingan. Namun Honor mengejar dalam kehadirannya secara offline di China,” kata perusahaan, dikutip Senin (7/8/2023).

    Huawei Terbang Tinggi, Apple dan Realme Selamat

    Di tengah keadaan pasar yang memburuk, Huawei tetap selamat. Raksasa teknologi China itu mengantongi petumbuhan hingga 58%.

    Laporan Counterpoint menjelaskan, Huawei tetap melanjutkan peluncurkan produk secara normal pada 2023. Lonjakan penjualan terjadi karena citra merek dan toko offline yang kuat di sejumlah kota di China.

    “Memanfaatkan citra mereknya yang mapan dan jejak offline yang kuat, khususnya di kota-kota papan atas, Huawei mendapatkan lonjakan penjualan setelah menyelesaikan masalah kekurangan produk,” ungkap laporan tersebut.

    Sementara itu dua perusahaan lain yang mengalami kenaikan pertumbuhan adalah Realme dan Apple. Kedua perusahaan mencatatkan pertumbuhan 8% dan 7%.

    Meski pertumbuhannya anjlok, Vivo tetap tercatat sebagai raja HP China untuk pangsa pasarnya sebesar 17,7%. Lalu diikuti Apple dan Oppo yang sama-sama mengantongi 17,2%.


    Artikel Selanjutnya


    Diskon Gila-gilaan Tak Ngaruh ke Penjualan HP, Ini Kata Oppo

    (npb/npb)


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.