Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hitungan Untung Bisnis GoFood-GrabFood, Ternyata Tipis Banget
    Insight News

    Hitungan Untung Bisnis GoFood-GrabFood, Ternyata Tipis Banget

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Januari 2023Updated:20 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Untung bisnis aplikasi digital pesan-antar makanan sejenis GoFood dan GrabFood ternyata tipis. Hal ini tergambar dari laporan finansial Meituan.

    Meituan adalah perusahaan pesan antar makanan asal China yang bisa menjadi contoh perusahaan yang paling efisien. Alasannya, antara lain, saham perusahaan telah diperdagangkan di bursa Hong Kong. Selain itu, Meituan memiliki armada pengiriman sendiri.

    Menurut laporan Momentum Works bertajuk Food Delivery Platforms in Southeast Asia (SEA), Meituan hanya membukukan margin operasi 6%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Per laporan keuangan 2021, 56% dari sumber pendapatan Meituan berasal dari fee yang dikutip dari konsumen dan pedagang. Sebanyak 30% adalah komisi dari pedagang, sedangkan 14% sisanya berasal dari iklan dan pendapatan lain.

    Dari seluruh pendapatan tersebut, 71%-nya digunakan untuk biaya pengirim makanan untuk pengemudi dan 23% berupa biaya pemasaran dan akusisi.

    Hasilnya, margin operasional Meituan hanya 6%. Ini belum termasuk biaya overhead dan biaya yang dihabiskan oleh kantor pusat.

    Tentunya, biaya kantor pusat perusahaan yang menyediakan aplikasi digital seperti Meituan, sangat signifikan. Biaya gaji pengembang aplikasi dan bidang teknologi informasi lainnya tentu tinggi, apalagi upah untuk para eksekutif perusahaan teknologi.

    Margin yang tipis mendorong perusahaan pesan antar makanan di Asia Tenggara untuk melakukan optimasi biaya dan ekspansi sumber pendapatan lain untuk mencapai atau meningkatkan profitabilitas.

    Di Asia Tenggara sendiri, pelaku industri memiliki perkiraan bahwa margin operasi pengiriman makanan jangka panjang akan menjadi sekitar 5-8 persen. Angka ini termasuk dari pendapatan iklan, tapi tidak termasuk biaya operasional kantor pusat dan biaya overhead.

    Dengan meningkatnya tekanan dari pasar modal, pemain di bidang pengiriman makanan telah mencoba untuk meningkatkan profitabilitas dengan berbagai cara. Salah satunya optimalisasi biaya dengan memotong biaya subsidi, serta efisiensi biaya operasional.

    Pemotongan subsidi dan insentif merupakan tindakan nyata bagi sebuah platform untuk meningkatkan margin. Dalam lingkungan yang kompetitif, ini mungkin sulit dicapai karena pemotongan sepihak bisa menghasilkan pangsa pasar untuk pesaing baru.

    Pada tahun 2022, pemotongan insentif menjadi industri yang luas. Platform terkenal terbukti mampu mengurangi itu, tanpa terlalu khawatir tentang kehilangan pangsa pasar.

    Para pemain di bidang ini, juga disebut melebarkan sayap dengan mencari pendapatan tambahan. Misalnya dengan iklan, berlangganan dan merilis layanan keuangan.

    Adapun profitabilitas operator pengiriman makanan tergantung pada volume, densitas dan efisiensi operasional.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Jika Tarif Ojol Naik, Grab-Gojek Bakal Ditinggal Pelanggan?


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.