Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Heboh Mirna Punya Asuransi Rp 69 Miliar, Ini Kata Pakar
    Inspiring You

    Heboh Mirna Punya Asuransi Rp 69 Miliar, Ini Kata Pakar

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Oktober 2023Updated:7 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus kematian Wayan Mirna Salihin tahun 2016 kembali. Ini terjadi setelah film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold dirilis dan mendapatkan tanggapan beragam dari masyarakat.

    Salah satu yang dibahas adalah kemungkinan Mirna punya asuransi sebesar US$5 juta Rp 69 miliar. Pengacara Jessica Wongso, Yudhi Sukinto Wibowo pernah mengungkapkan besaran asuransi itu. Dia juga curiga ada yang sengaja menjebak kliennya menjadi tersangka agar dapat mencairkan dana asuransi tersebut.

    Pencairan asuransi tak semudah itu. Perusahaan asuransi akan melakukan beberapa tahapan untuk mencegah kasus manipulasi terjadi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pakar Forensik Claim Investigation Asuransi Dedi Kristianto mencontohkan jika terjadi pembunuhan dan pelakunya adalah ahli waris. Ada kemungkinan dia akan mengambil untung dari asuransi dan membayar seseorang melakukan pembunuhan.

    “Nah ketika alibinya itu terpenuhi begitu, maka klaim itu tidak akan dibayarkan,” ujar Dedi lewat sambungan telpon pada Rabu, (4/10/2023).

    Sementara itu, uang pertanggungan dapat dibayarkan asalkan pembunuhan tidak terkait asuransi. Misalnya pembunuhan terjadi karena cekcok antara suami istri akan ada alibi yang berbeda dari sebelumnya.

    Penentuan pencairan klaim dilakukan berdasarkan hasil investigasi pihak kepolisian. Jumlah uang pertanggungan yang besar, dia menuturkan juga tidak bisa membuat seseorang jadi korban tindak kriminal.

    Dia menjelaskan besaran uang pertanggungan juga tergantung pada orangnya. Secara rata-rata masyarakat umum kemungkinan hanya ratusan juta.

    “Kalau contoh misalnya asuransi untuk individu yang adalah sebagai key person gitu, uang pertanggungan itu akan besar misalnya. Tapi secara average itu misalnya kalau hanya masyarakat umum atau apa namanya tertanggung umum begitu, ya mungkin cuma ratusan juta,” ungkapnya.

    Namun jika jumlahnya mencapai miliaran bisa jadi orang yang meninggal tersebut akan berdampak pada kehidupan banyak orang. Salah satunya adalah pengusaha.

    Dedi menjelaskan perhitungan berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya pendapatan, jadi perusahaan asuransi yakin dia bisa membayar premi besar untuk jumlah uang pertanggungan yang besar.

    Selain itu, ada juga faktor pekerjaan, hobi dan umur. Hal lain yang jadi pertimbangan perusahaan asuransi terkait sumber uang yang ditanamkan, misalnya money laundering.

    (dce)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.