Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Isu Merger, Operator Seluler Jangan Sampai Kawin Paksa
    Insight News

    Heboh Isu Merger, Operator Seluler Jangan Sampai Kawin Paksa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Oktober 2023Updated:2 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Wacana untuk merger antar operator seluler kembali mencuat. Namun, aksi tersebut ternyata tidak bisa dilakukan secara paksa.

    Sebelumnya, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi menyatakan konsolidasi perlu dilakukan. Targetnya adalah Indonesia memiliki tiga operator saja.

    Saat ini Indonesia memilki empat operator yakni Telkomsel, XL Axiata, Smartfren, dan Indosat Ooredoo Hutchison. Nama terakhir merupakan merger antara Indosat dan Tri yang terjadi tahun lalu. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Denny Setiawan, Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo menjelaskan permintaan konsolidasi dari Menkominfo untuk adanya kompetisi yang lebih fair. Pemerintah akan memfasilitasi proses tersebut.

    “Tapi namanya restrukturisasi enggak bisa kawin paksa. Dari segi regulasi mendorong spketrum sharing, perlu dieksplor. Kita fasilitasi,” kata Denny dalam acara “Sustainability Operator Telekomunikasi Kunci Tangguhnya Ekosistem Digital Di Indonesia”, di Jakarta, Senin (2/10/2023).

    Sejalan dengan Denny, Anggota ATSI Rudi Purwanto menyatakan langkah tersebut tidak bisa dipaksa. Namun bisa jadi salah satu solusi bagi industri.

    Dengan jumlah yang lebih sedikit, dia menjelaskan frekuensi untuk operator akan lebih besar. Ini akan berdampak pada kualitas lebih baik untuk pengguna.

    “Apa yang dijanjikan misalkan 5G hadir meng-improve 4G yang sama-sama di level broadband ditambahi enhancement. Di situlah yang tadinya 10 Mbps menjadi 100 Mbps per user,” jelasnya.

    Namun dengan jumlah operator yang sekarang menjadi empat operator seluler, dia mengatakan masih bisa sehat. Dia mengatakan masih ada ruang yang didapatkan.

    “Kami berharap masih ada ruang yang didapatkan untuk insentif, kemudian relaksasi, dan transformasi digital. Tentu jadi PR bersama,” kata Rudi.


    Artikel Selanjutnya


    Operator Seluler Minta Menkominfo Budi Arie Turunkan Harga

    (npb/npb)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.