Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Hujan Salju Turun di Malaysia, Tanda-tanda Apa Ini?
    Insight News

    Heboh Hujan Salju Turun di Malaysia, Tanda-tanda Apa Ini?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Maret 2022Updated:2 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Lereng Gunung Kinabalu, Malaysia diguyur hujan salju. Peristiwa langka itu terekam video dan foto di dunia maya pada 28 Februari 2022 lalu.

    Salah satu video diunggah oleh akun bernama MOUNTAIN TORQ di Facebook. Video itu menunjukkan serpihan salju turun dari langit di Sayat Sayat Hut, shelter yang terletak di arah puncak gunung, dikutip dari Mashable, Rabu (2/3/2022).

    “Salju turun! salju turun! Putih!” teriak pria di belakang kamera. Dia menunjukkan area sekitarnya sebelum akhirnya berfokus pada dirinya sendiri. Pria itu memperlihatkan di bagian bahu terdapat serpihan putih salju.

    Gunung Kinabalu memang salah satu gunung tertinggi di wilayah tersebut. Namun penampakan salju masih dianggap jarang.

    Menurut beberapa laporan, kejadian terakhir yang berhasil diamati adalah tahun 1993 atau hampir 29 tahun lalu. Meskipun sejumlah outlet berita lain mengklaim salju terakhir turun tahun 2018.

    Tahun 2020, pendaki gunung juga melaporkan penampakan kristal es dan gundukan salju di sepanjang gunung. Namun mereka tidak melihat salju yang turun dari langit.

    Asisten direktur Kinabalu Park, Justinus Guntabid mengatakan suhu di gunung pada pagi itu sedikit lebih dingin dari biasanya. “Berdasarkan laporan temperatur berkisar 6,9 hingga 12,9 derajat celcius pukul 2 siang hingga 10 malam. Kelembapannya 52%-62%”.

    “Ini agak tidak biasa karena hanya hujan es dan suhu beku yang umum terjadi di sekitar puncak. Apa yang saya lihat pagi ini adalah salju,” tambahnya.

    Namun menurut Direktur Jenderal Departemen Meteorologi Malaysia, Muhammad Helmi Abdullah kejadian tersebut sebenarnya tidak terlalu jarang terjadi. Dia mengaitkannya dengan tempat-tempat tersebut.

    “Biasanya yang terjadi adalah kita bisa melihat embun beku. Embun beku ini adalah selimut dari serpihan es di permukaan Bumi, biasanya di bebatuan yang dingin,” jelasnya. “Namun kadang salju juga bisa terjadi saat suhu dingin di bawah titik beku dan kelembapan cukup”.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.