Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Dokumen Rahasia Uber Bocor, Ungkap Borok Perusahaan
    Insight News

    Heboh Dokumen Rahasia Uber Bocor, Ungkap Borok Perusahaan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juli 2022Updated:13 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kumpulan dokumen rahasia salah satu perusahaan teknologi taksi online, Uber Technologies, bocor ke permukaan.

    File rahasia tersebut mengungkapkan kisah orang dalam tentang bagaimana raksasa teknologi Uber melanggar undang-undang, menipu polisi, mengeksploitasi kekerasan terhadap pengemudi dan diam-diam melobi pemerintah selama ekspansi globalnya yang agresif.

    Menurut file yang diterima The Guardian, ada lebih dari 124.000 dokumen yang belum pernah terlihat sebelumnya – yang dikenal sebagai file Uber – mengungkapkan praktik etis yang dipertanyakan sehingga memicu transformasi perusahaan menjadi salah satu ekspor paling terkenal di Silicon Valley.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dari data tersebut terungkap kejadian itu telah terjadi selama lima tahun, ketika Uber dijalankan oleh salah satu pendirinya Travis Kalanick. Ia memaksa layanan taksi online tersebut untuk bisa masuk kota-kota di seluruh dunia, bahkan jika harus melanggar undang-undang dan peraturan taksi.

    Data menunjukkan bagaimana Uber mencoba menopang dukungan dengan diam-diam mendekati perdana menteri, presiden, miliarder, oligarki, dan baron media, demikian dilansir dari The Guardian, Selasa (12/7/2022).

    Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa eksekutif Uber pada saat itu merasa bahwa perusahaan seolah ‘kebal’ hukum, dengan satu eksekutif bercanda bahwa mereka telah menjadi “bajak laut” dan yang lain mengakui: “Kami benar-benar ilegal.”




    Foto: Uber (Reuters)

    Mark MacGann, mantan kepala pelobi Uber untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika, maju untuk mengidentifikasi sumber data yang bocor.

    “Adalah tugas saya untuk berbicara dan membantu pemerintah dan anggota parlemen memperbaiki beberapa kesalahan mendasar,” katanya. “Secara moral, saya tidak punya pilihan dalam masalah ini.”

    Cache file, yang dari tahun 2013 hingga 2017, mencakup lebih dari 83.000 email, iMessages, dan pesan WhatsApp, termasuk komunikasi yang sering terbuka dan tidak dipernis antara Kalanick dan tim eksekutifnya.

    Kalanick menepis pernyataan dari eksekutif lain bahwa ia mengirim pengemudi Uber ke protes di Prancis dan menempatkan mereka pada risiko kekerasan atas massa yang marah di taksi industri. “Saya pikir itu sepadan,” balasnya. “Kekerasan menjamin kesuksesan.”

    Kebocoran itu juga berisi teks antara Kalanick dan Emmanuel Macron, yang diam-diam membantu perusahaan di Prancis ketika dia menjadi menteri ekonomi. Sehingga memungkinkan Uber untuk sering dan langsung mengakses dia dan stafnya.

    Macron, presiden Prancis, berusaha keras untuk membantu Uber, bahkan memberi tahu perusahaan bahwa ia telah menengahi “kesepakatan” rahasia dengan lawan-lawannya di kabinet Prancis.

    Bahkan petinggi Uber menyebut kanselir Jerman, Olaf Scholz, yang adalah walikota Hamburg pada saat itu, sebagai “komedian” karena melawan pelobi Uber dan berjuang untuk membayar upah minimum kepada pengemudi.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.