Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harta Karun Usia 3.000 Tahun Ternyata Asalnya dari ‘Dunia Lain’
    Insight News

    Harta Karun Usia 3.000 Tahun Ternyata Asalnya dari ‘Dunia Lain’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2024Updated:15 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Peneliti Spanyol menekan dua artifak besi yang dibuat dari material yang berasal dari “dunia lain” di luar Bumi, yaitu sebuah meteorit yang usianya diperkirakan mencapai 1 juta tahun.

    Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Trabajos de Prehistoria, sekelompok peneliti melaporkan hasil tes komposisi kimia di dua artifak besi yang ditemukan di Spanyol.

    Dua artefak tersebut diperkirakan merupakan adalah gelang atau cincin besi dan sebuah bola besi kopong dengan motif kerawang dari emas. Keduanya adalah bagian dari harta karun Vilena, peti berusia 3.000 tahun yang ditemukan di luar Vilena, Spanyol pada sekitar 1963.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut peneliti, kedua artefak dari besi tersebut menjadi pusat perhatian karena dibuat “sebelum manusia mulai memproduksi besi.” Dalam penelitian, kedua objek besi dianalisis menggunakan spectrometer di Spanyol dan Jerman. Hasilnya, besi yang digunakan di kedua artefak bukan berasal dari Bumi melainkan dari luar angkasa.

    Komposisi kedua artefak juga mirip. “Kedua objek mungkin berasal dari meteorit yang sama,” kata Ignacio Montero Ruiz, dari Institut Sejarah Spanyol kepada Live Science, dikutip pada Rabu (14/2/2024).

    Namun ternyata, kedua objek tersebut bukan benda prasejarah pertama yang asalnya dari luar angkasa. Sebelumnya, peneliti menemukan mata panah di Swiss yang diperkirakan dibuat dari meteorit sekitar 3.000 tahun lalu.

    Peneliti juga percaya bahwa belati milik firaun di kuburan Tutankhamun pada awal 1920-an dibuat dari besi meteorit.

    Hal yang unik dari penelitian di Spanyol adalah keberhasilan mereka menunjukkan praktik metalurgi di Era Perunggu.

    “Teknologi besi sangat beda dengan metalurgi berbasis tembaga dan logam mulia [emas dan perak,” kata Montero Ruiz. “Jadi, mereka yang sudah bekerja menggunakan besi meteorit dan kemudian dengan besi Bumi, harus berinovasi mengembangkan teknologi baru.”




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.