Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harga Terra LUNA Kini di Bawah Rp 1, Duit Rp 574 T Lenyap
    Insight News

    Harga Terra LUNA Kini di Bawah Rp 1, Duit Rp 574 T Lenyap

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:13 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Harga Terra LUNA semakin mengkhawatirkan saja. Pasalnya, harga aset kripto ini terjun bebas dan hampir tak ada harganya lagi. Investor yang masih memegangnya dipastikan rugi.

    Mengutip CoinMarketCap, pada Jumat (13/5/2022), pukul 13.50 WIB, Terra LUNA diharga US$0.00005976 per koin atau setara Rp 0,87 rupiah. Dalam 24 jam terakhir harga Terra LUNA sudah turun 99,98%. Penurunan ini membuat kapitalisasi pasar turun menjadi US$347,2 juta.

    Padahal pada 5 April 2022, Terra LUNA sempat mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa senilai US$119,18 per koin dan memiliki kapitalisasi pasar hingga US$40 miliar.

    Artinya, dalam sebulan terakhir Terra Luna telah kehilangan kapitalisasi pasar sebesar US$39,65 miliar atau setara Rp 574,93 triliun (asumsi Rp 14.500/US$).

    Bagaimana Hal Ini Bisa Terjadi?

    Terra LUNA merupakan aset kripto proyek berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Terraform Labs di Korea Selatan. Terra LUNA memiliki ambisi sebagai platform yang menciptakan stablecoin yang dikaitkan dengan uang resmi yang diterbitkan oleh bank sentral. Tujuannya untuk mendukung sistem pembayaran global dengan settlement yang cepat dan terjangkau seperti Alipay di blockchain.




    Foto: Harga Terra LUNA kini di bawah Rp 1 per koin (Doc. CoinMarketCap)

    Terra LUNA memiliki peran yang vital untuk menstabilkan harga dari stablecoin yang ada di ekosistem Terra dan mengurang volatilitas pasar. Ketika stablecoin turun sedikit maka Terra LUNA akan dijual atau dibakar (dihancurkan) untuk menstabilkan harga. Salah satu yang Terra stablecoin paling populer adalah TerraUSD dengan kode perdagangan UST, seperti dikutip dari CoinDesk.

    TerraUSD merupakan stablecoin algoritmik, Alih-alih memiliki uang tunai dan aset riil lainnya yang disimpan sebagai cadangan untuk mendukung token, proyek ini menggunakan campuran kode yang komplek dan Terra LUNA untuk memstabilkan harga.

    Segalanya menjadi lebih rumit setelah pencipta Terra, Do Kwon, membeli Bitcoin senilai $US3,5 miliar untuk mendukung TerraUSD jika terjadi krisis.

    Sejak 5 Mei lalu harga TerraUSD juga terjun bebas di bawah harga patokannya 1 koin sebanding dengan US$1. Tidak diketahui penyebab jatuhnya harga TerraUSD tetapi kejatuhan ini telah membuat harga Terra LUNA anjlok.

    Melalui akun twittternya, Terra mengatakan Terra Blockchain telah disetop operasinya untuk membuat rencana menyusunnya kembali.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Lagi-lagi Kripto Dipakai Buat Penipuan, Rp 1,78 T Menguap

    (roy/roy)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.