Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker China Ditangkap di Singapura, Ternyata Pakai 19 Juta Komputer
    Insight News

    Hacker China Ditangkap di Singapura, Ternyata Pakai 19 Juta Komputer

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Juni 2024Updated:1 Juni 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Hacker asal China ditangkap di Singapura karena membuat dan mengoperasikan malware hingga menciptakan jaringan komputer ‘zombie’ yang memungkinkan penjahat di internet mencuri miliaran dolar.

    Wang Yunhe (35) ditangkap pada 24 Mei dalam operasi multi-yurisdiksi yang dipimpin oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ).

    Kepolisian Singapura (SPF) yang terlibat dalam penyelidikan internasional mengatakan, pada 30 Mei AS telah mengajukan permintaan ekstradisi terhadap Wang setelah penangkapannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Polisi dan Jaksa Agung telah bekerja sama dengan DOJ dan Biro Investigasi Federal (FBI) sejak Agustus 2022. Pada 24 Mei 2024, polisi melancarkan operasi untuk menangkap Wang di kediamannya,” kata juru bicara SPF, dikutip dari StraitsTimes, dikutip Sabtu (1/6/2024).

    Dalam sebuah pernyataan DOJ menyebut Wang diduga bekerja dengan banyak pihak pada 2014 dan Juli 2022 untuk membuat serta menyebarkan malware Botnet 911 S5 ke jutaan komputer Windows rumahan di seluruh dunia.

    Setelah menyebarkan, ia kemudian menjual akses ke komputer yang terinfeksi tersebut kepada penjahat dunia maya.

    “Para penjahat ini menggunakan komputer yang berisi malware ini untuk menyembunyikan identitas mereka dan melakukan sejumlah kejahatan, mulai dari penipuan hingga penguntitan dunia maya,” kata Wakil Asisten Jaksa Agung Nicole Argentieri, kepala Divisi Kriminal DOJ.

    DOJ mengatakan lebih dari 19 juta alamat protokol internet (IP) berakhir di botnet terbesar di dunia yang pernah ada.

    Menurut penelusuran, Botnet 911 S5 menginfeksi komputer di hampir 200 negara dan memfasilitasi sejumlah kejahatan yang dilakukan melalui komputer, termasuk penipuan keuangan, pencurian identitas, dan eksploitasi anak.

    Berdasarkan arsip dari salah satu situs web yang menjual alamat IP menunjukkan bahwa diperlukan biaya US$28 (Rp 454 ribu) untuk membeli 150 alamat. Pembayaran dilakukan melalui beberapa pilihan termasuk Bitcoin, Alipay, dan WeChat Pay.

    DOJ mengatakan, Wang diduga menerima US$99 juta dari penjahat dunia maya yang menyadap jaringannya dari 2018 hingga Juli 2022.

    Dia menggunakan uang itu untuk membeli 21 properti di AS, St Kitts dan Nevis, Singapura, Thailand, Tiongkok, dan Uni Emirat Arab.

    Dokumen pengadilan AS menunjukkan bahwa Wang tinggal di properti yang dimilikinya di Singapura, Thailand, dan Tiongkok, serta memiliki dan mengoperasikan beberapa perusahaan di berbagai negara.

    Catatan dari daftar bisnis Singapura menunjukkan bahwa Wang menjabat sebagai direktur di dua perusahaan aktif pada 15 Januari 2022, yakni Gold Click, sebuah perusahaan induk, dan Universe Capital Management, sebuah perusahaan konsultan manajemen.

    Dia juga satu-satunya pemegang saham di Eternal Code, pedagang grosir software komputer yang sekarang sudah tidak ada lagi. Perusahaan ini didirikan pada 30 Desember 2020, dan dihapuskan dari daftar pada 9 Januari 2023.

    Dokumen pengadilan menyebut perusahaan yang didaftarkan Wang sebagai perusahaan cangkang yang ia gunakan untuk menyembunyikan identitas dan aksi 911 S5 nya.

    Aset serta properti Wang akan disita, termasuk Ferrari F8 Spider 2022 yang terdaftar di Singapura, rekening di CIMB Bank, Citibank Singapura dan bank-bank di Thailand, unit kondominium di Angullia Park, serta jam tangan Patek Philippe dan Audemars Piguet.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.